Episodios

  • Rizky's Resilience: Battling Time to Save Komodo Dragons
    Jan 7 2026
    Fluent Fiction - Indonesian: Rizky's Resilience: Battling Time to Save Komodo Dragons Find the full episode transcript, vocabulary words, and more:fluentfiction.com/id/episode/2026-01-07-23-34-02-id Story Transcript:Id: Di tengah hutan lebat Taman Nasional Komodo, terdapat sebuah laboratorium rahasia.En: In the middle of the dense forest of Taman Nasional Komodo, there is a secret laboratory.Id: Di sanalah Rizky, seorang biologi yang penuh semangat, tengah bekerja keras.En: It is there that Rizky, an enthusiastic biologist, is working hard.Id: Ia duduk di depan meja kerjanya, dikelilingi oleh peralatan canggih.En: He sits at his desk, surrounded by sophisticated equipment.Id: Rizky telah bekerja siang dan malam demi menyelesaikan penelitiannya yang mendesak: metode baru untuk menyelamatkan komodo yang terancam punah.En: Rizky has been working day and night to complete his urgent research: a new method to save the endangered Komodo dragons.Id: Musim panas terasa di luar jendela kaca besar laboratorium, tetapi Rizky hampir tidak menyadarinya.En: Summer can be felt outside the large glass window of the laboratory, but Rizky hardly notices it.Id: Fokusnya hanya pada layar komputernya, di mana data-data penting berkedip-kedip.En: His focus is solely on his computer screen, where important data flickers.Id: Namun masalah datang tanpa diduga.En: However, problems come unexpectedly.Id: Peralatan utama yang ia gunakan mulai rusak.En: The primary equipment he uses begins to break down.Id: Setelah berminggu-minggu upaya dan penelitian, ini menjadi pukulan berat bagi Rizky.En: After weeks of effort and research, this becomes a severe blow for Rizky.Id: Rizky berhenti sejenak, memasuki pikirannya yang penuh keraguan.En: Rizky pauses for a moment, delving into his mind full of doubts.Id: Dengan sumber daya yang terbatas dan jauh dari bantuan, pilihan sulit harus diambil.En: With limited resources and far from assistance, difficult choices have to be made.Id: Apakah ia mencoba memperbaiki masalah sendiri atau memanggil rekan-rekannya untuk bantuan, yang berarti menunda penyelesaiannya?En: Should he try to fix the problem himself or call his colleagues for help, which would mean delaying his completion?Id: Di tengah kegelisahan, Rizky memutuskan untuk mengambil risiko.En: In the midst of anxiety, Rizky decides to take a risk.Id: Ia memilah-milah alat-alat yang ada, mencoba metode perbaikan yang belum pernah diuji sebelumnya.En: He sorts through the available tools, trying a repair method that has never been tested before.Id: Keringat menetes di dahinya saat ia bekerja dengan tangan gemetar.En: Sweat drips from his forehead as he works with trembling hands.Id: Jam berdetak, menambah beban mentalnya.En: The clock ticks, adding to his mental burden.Id: Namun, ketekunan Rizky tidak sia-sia.En: However, Rizky's perseverance pays off.Id: Peralatan kembali berfungsi, dan data yang ia perlu dapat terkumpul dengan sempurna.En: The equipment is functioning again, and the data he needs is perfectly collected.Id: Ia berhasil menyelesaikan eksperimennya tepat waktu.En: He manages to finish his experiment on time.Id: Namun, usahanya telah menguras energinya, dan tubuhnya menuntut istirahat.En: However, his effort has drained his energy, and his body demands rest.Id: Kemudian, Ayu dan Budi, dua kolega Rizky yang peduli, datang menjemput.En: Then, Ayu and Budi, two caring colleagues of Rizky, come to pick him up.Id: Senyum mereka membawa kehangatan pada suasana yang sebelumnya menegangkan.En: Their smiles bring warmth to the previously tense atmosphere.Id: Ayu menepuk bahu Rizky, memberi semangat.En: Ayu pats Rizky on the shoulder, giving encouragement.Id: "Kerja kerasmu luar biasa," katanya lembut.En: "Your hard work is incredible," she says softly.Id: Budi menambahkan, "Lain kali, kamu bisa minta bantuan kita.En: Budi adds, "Next time, you can ask for our help.Id: Kita ada di sini untuk kamu.En: We are here for you."Id: "Mendengar itu, Rizky menyadari sesuatu yang penting.En: Hearing this, Rizky realizes something important.Id: Meskipun seorang peneliti harus mandiri, bekerja sama adalah kekuatan yang lebih besar.En: Although a researcher must be independent, working together is a greater strength.Id: Dengan kebijaksanaan baru ini, ia mendekap persahabatan yang berharga dan tahu bahwa impiannya menyelamatkan komodo bisa lebih mudah dicapai dengan dukungan dari orang lain.En: With this new wisdom, he embraces the valuable friendship and knows that his dream of saving the Komodo dragons can be more easily achieved with support from others.Id: Hutan di sekitar mereka, dengan pemandangan yang menakjubkan, seolah-olah turut merayakan keberhasilan mereka.En: The forest around them, with its stunning views, seems to join in celebrating their success. Vocabulary Words:dense: lebatsecret: rahasiaenthusiastic: penuh semangatsophisticated: canggihendangered: terancam punahurgent: mendesakflicker: berkedip-kedipunexpectedly: tanpa ...
    Más Menos
    17 m
  • Unveiling Shadows: Dewi's Bold Stand in Bandung's Storm
    Jan 7 2026
    Fluent Fiction - Indonesian: Unveiling Shadows: Dewi's Bold Stand in Bandung's Storm Find the full episode transcript, vocabulary words, and more:fluentfiction.com/id/episode/2026-01-07-08-38-20-id Story Transcript:Id: Hujan turun deras di perbukitan Bandung, membungkus laboratorium rahasia dalam kabut tebal.En: The rain poured heavily on the hills of Bandung, wrapping the secret laboratory in a thick fog.Id: Petir menyala, dan Dewi berdiri di depan pintu masuk laboratorium, mendengarkan suara gemuruh hujan.En: Lightning flashed, and Dewi stood at the entrance of the laboratory, listening to the rumbling sound of the rain.Id: Dia merasa gugup tapi juga penuh semangat.En: She felt nervous but also excited.Id: Ada rasa penasaran yang membara di dadanya.En: There was a burning curiosity in her chest.Id: Di dalam, laboratorium itu terasa dingin dan penuh rahasia.En: Inside, the laboratory felt cold and full of secrets.Id: Dianggap sebagai salah satu fasilitas penelitian teraman, tetapi Dewi tahu ada yang tidak beres.En: It was considered one of the safest research facilities, but Dewi knew something was wrong.Id: Berbulan-bulan ini, dia dan Bima, rekan kerjanya, melihat kejadian aneh di sekitar kota: perubahan cuaca yang tiba-tiba, gangguan elektromagnetik, dan laporan penduduk mengenai bayangan aneh di langit malam.En: For months, she and Bima, her colleague, had noticed strange occurrences around the city: sudden weather changes, electromagnetic disturbances, and residents' reports of strange shadows in the night sky.Id: Dewi dan Bima memasuki ruang konferensi.En: Dewi and Bima entered the conference room.Id: Bima menunjuk ke arah komputer di sudut ruangan.En: Bima pointed toward the computer in the corner of the room.Id: Mereka berdua tahu, di sanalah kebenaran berada.En: They both knew that’s where the truth lay.Id: Tapi, ada satu masalah besar: Rizal, kepala peneliti yang penuh teka-teki dengan agenda rahasia.En: But, there was one big problem: Rizal, the mysterious head researcher with a secret agenda.Id: Rizal telah mengurung diri di kantornya selama berhari-hari, takut kefalahan proyeknya terungkap.En: Rizal had locked himself in his office for days, fearing the failure of his project would be revealed.Id: Suara petir membuat laboratorium bergetar.En: The sound of thunder made the laboratory vibrate.Id: Tiba-tiba, lampu padam.En: Suddenly, the lights went out.Id: Waktu inilah yang Dewi tunggu-tunggu.En: This was the moment Dewi had been waiting for.Id: "Ini kesempatan kita," bisik Dewi sambil melirik Bima.En: "This is our chance," whispered Dewi while glancing at Bima.Id: Dengan senter kecil di tangan, mereka menyelinap menuju kantor Rizal.En: With a small flashlight in hand, they sneaked toward Rizal's office.Id: Dewi membuka laptop Rizal dengan tangan gemetar.En: Dewi opened Rizal's laptop with trembling hands.Id: "Ayo cepat, sebelum listrik kembali," Bima mendesak.En: "Hurry, before the power comes back," urged Bima.Id: Jantung Dewi berdetak kencang.En: Dewi's heart was pounding.Id: Jari-jari lincahnya mengetik sandi yang telah dia temukan dengan susah payah.En: Her nimble fingers typed in the password she had painstakingly discovered.Id: "Berhasil!En: "Got it!"Id: " serunya pelan.En: she whispered quietly.Id: Begitu layar membuka, data proyek terbuka lebar di depan matanya.En: As the screen opened, the project's data was laid out in front of her.Id: Mereka membaca cepat.En: They read quickly.Id: "Ini lebih buruk dari yang kita kira," kata Dewi.En: "This is worse than we thought," said Dewi.Id: Projek ini bisa menyebabkan cuaca ekstrem di seluruh kota, bahkan lebih.En: The project could cause extreme weather throughout the city, or even more.Id: Dan lebih parahnya, Rizal tahu risiko ini sejak awal.En: And worse, Rizal had known this risk from the start.Id: Tetapi sebelum bisa mengambil semua data, mereka mendengar langkah kaki mendekat.En: But before they could retrieve all the data, they heard footsteps approaching.Id: "Kita harus pergi!En: "We have to go!"Id: " Bima menarik tangan Dewi, dan mereka segera kabur dari kantor, menyelinap di balik bayangan koridor yang menyala-nyala.En: Bima pulled Dewi's hand, and they quickly fled the office, slipping into the shadows of the flickering corridors.Id: Berhasil mencapai tempat aman, Dewi memutuskan untuk bertindak.En: Having reached a safe place, Dewi decided to take action.Id: Esoknya, dia mengumpulkan bukti dan mengungkapnya kepada dewan peneliti.En: The next day, she gathered evidence and revealed it to the research board.Id: Rizal tidak bisa membantah.En: Rizal could not deny it.Id: Data yang ditemukan Dewi cukup untuk memaksa penundaan dan peninjauan ulang proyek.En: The data Dewi had found was sufficient to force a delay and a review of the project.Id: Akhirnya, proyek itu dihentikan sementara.En: In the end, the project was temporarily halted.Id: Kota Bandung bisa bernapas lega.En: The city of Bandung could breathe a sigh of relief.Id: Dewi...
    Más Menos
    19 m
  • Brewing Success: A Tale of Tea, Teamwork, and Creative Discovery
    Jan 6 2026
    Fluent Fiction - Indonesian: Brewing Success: A Tale of Tea, Teamwork, and Creative Discovery Find the full episode transcript, vocabulary words, and more:fluentfiction.com/id/episode/2026-01-06-23-34-02-id Story Transcript:Id: Di sebuah sudut pasar yang ramai di Yogyakarta, ada sebuah kedai teh yang hangat dan nyaman.En: In a corner of the busy market in Yogyakarta, there is a warm and cozy tea shop.Id: Meja-meja kayu tersusun rapi, rak-rak dengan beragam daun teh dalam toples berjejer indah.En: The wooden tables are neatly arranged, and shelves with various tea leaves in jars are lined up beautifully.Id: Hujan turun dengan lembut di atas atap, menciptakan suara yang menenangkan.En: The rain falls gently on the roof, creating a calming sound.Id: Aroma teh segar menguar, menyambut setiap orang yang masuk.En: The aroma of fresh tea wafts through the air, welcoming everyone who enters.Id: Di salah satu meja, Rafi dan Dewi duduk berhadapan.En: At one of the tables, Rafi and Dewi sit facing each other.Id: Mereka adalah siswa SMA yang sedang bergumul dengan proyek kelompok untuk kelas sejarah mereka.En: They are high school students struggling with a group project for their history class.Id: Rafi, dengan tekadnya, ingin mendapatkan nilai terbaik dan beasiswa impiannya.En: Rafi, with his determination, wants to secure the best grades and his dream scholarship.Id: Dewi, dengan ide-idenya yang kreatif, ingin menampilkan sisi seni dalam proyek ini, walaupun terkadang larut dalam dunia sosialnya.En: Dewi, with her creative ideas, wants to incorporate an artistic aspect into the project, although she occasionally gets lost in her social world.Id: Hujan deras membuat pertemuan mereka sering tertunda.En: The heavy rain often delayed their meetings.Id: Rafi sudah menyiapkan rencana proyek yang terstruktur, tetapi Dewi merasa proyek itu kurang menonjolkan kreativitas.En: Rafi had prepared a structured project plan, but Dewi felt the project lacked creativity.Id: Suatu sore yang hujan lebat, mereka kembali bertemu di kedai teh.En: One afternoon, during a heavy downpour, they met again at the tea shop.Id: Rafi merenung sambil menyeruput teh, sedangkan Dewi menggambar di buku sketsanya.En: Rafi pondered while sipping his tea, while Dewi sketched in her notebook.Id: "Dewi, bagaimana kalau kita coba gabungkan sejarah dengan seni?En: "Dewi, how about we try combining history with art?"Id: " usul Rafi tiba-tiba.En: suggested Rafi suddenly.Id: Dewi tersenyum, ide itu terdengar menarik.En: Dewi smiled; the idea sounded intriguing.Id: Mereka memutuskan untuk membuat proyek yang menggambarkan cerita sejarah dengan lukisan-lukisan Dewi.En: They decided to create a project that depicted historical stories through Dewi's paintings.Id: Hujan di luar semakin deras, tapi di dalam kedai teh itu penuh semangat.En: The rain outside became heavier, but inside the tea shop, there was a sense of enthusiasm.Id: Rafi dan Dewi bekerja sama, keduanya sepakat bahwa proyek ini harus sempurna.En: Rafi and Dewi worked together, agreeing that this project had to be perfect.Id: Rafi belajar menghargai kekuatan kreativitas Dewi, sementara Dewi belajar pentingnya disiplin dan kerjasama.En: Rafi learned to appreciate Dewi's creative strengths, while Dewi learned the importance of discipline and collaboration.Id: Saat akhirnya proyek itu dipresentasikan di kelas, guru mereka terkesan.En: When the project was finally presented in class, their teacher was impressed.Id: Kombinasi sejarah dan seni dari Rafi dan Dewi berhasil menarik perhatian.En: The combination of history and art by Rafi and Dewi successfully captured attention.Id: Mereka mendapatkan pujian dan nilai yang tinggi.En: They received praise and high marks.Id: Rafi dan Dewi saling tersenyum puas.En: Rafi and Dewi smiled at each other in satisfaction.Id: Keduanya menemukan rasa hormat terhadap kelebihan masing-masing, menciptakan ikatan baru di antara mereka.En: They found a newfound respect for each other's strengths, creating a new bond between them.Id: Suara hujan di atas atap tetap sama, tapi di dalam kedai teh itu, ada dua hati yang bahagia dan lebih memahami arti kolaborasi.En: The sound of rain on the roof remained the same, but inside the tea shop, there were two hearts that were happy and had a deeper understanding of the meaning of collaboration. Vocabulary Words:cozy: nyamanjars: toplesgentle: lembutwaft: menguardetermination: tekadcreative: kreatifincorporate: menampilkanoccasionally: terkadangstructured: terstrukturponder: merenungsuddenly: tiba-tibaintriguing: menarikdepict: menggambarkanenthusiasm: semangatappreciate: menghargaidiscipline: disiplincollaboration: kerjasamapresent: dipresentasikanimpressed: terkesancapture: menarikpraise: pujiansatisfaction: puasrespect: hormatstrengths: kelebihanbond: ikatanunderstanding: memahamirain: hujancalm: menenangkanproject: proyekartistic: seni
    Más Menos
    15 m
  • Finding Home: Rina's Journey in Jakarta's Welcoming Embrace
    Jan 6 2026
    Fluent Fiction - Indonesian: Finding Home: Rina's Journey in Jakarta's Welcoming Embrace Find the full episode transcript, vocabulary words, and more:fluentfiction.com/id/episode/2026-01-06-08-38-20-id Story Transcript:Id: Hujan turun dengan lembut di luar jendela kedai kopi kecil di sudut jalan Jakarta.En: The rain fell gently outside the window of the small coffee shop at the corner of a Jakarta street.Id: Cahaya hangat menembus kaca, memberikan suasana nyaman di tengah kesibukan kota.En: Warm light penetrated the glass, providing a cozy atmosphere in the midst of the city's hustle and bustle.Id: Aroma kopi segar dan kue-kue panggang memenuhi ruangan, membuat siapa pun yang masuk merasa tenang.En: The aroma of fresh coffee and baked pastries filled the room, making anyone entering feel at ease.Id: Rina duduk di bangku kayu dekat jendela, menatap ke luar.En: Rina sat on a wooden bench near the window, gazing outside.Id: Dia baru saja pindah ke Jakarta untuk pekerjaan baru.En: She had just moved to Jakarta for a new job.Id: Meski mencoba tersenyum di depan teman-temannya, dalam hatinya Rina merasa terasing dan rindu kampung halaman.En: Although she tried to smile in front of her friends, in her heart Rina felt alienated and homesick.Id: Di hadapannya duduk Arya dan Lina.En: In front of her sat Arya and Lina.Id: Mereka berbincang santai sambil menikmati kopi hangat mereka.En: They chatted casually while enjoying their warm coffee.Id: "Bagaimana sama pekerjaan barumu, Rina?En: "How is your new job, Rina?Id: Sudah betah di Jakarta?En: Have you settled into Jakarta?"Id: " tanya Arya sambil menyesap cappuccinonya.En: Arya asked while sipping his cappuccino.Id: Rina tersenyum kecil.En: Rina gave a small smile.Id: "Masih adaptasi, tapi semuanya baik-baik saja," jawabnya, berusaha tampak ceria.En: "I'm still adapting, but everything's okay," she replied, trying to appear cheerful.Id: Namun, di dalam hatinya, ada rasa cemas yang tidak bisa ia enyahkan.En: However, inside, there was an anxiety she couldn't shake off.Id: Ia merasa tertekan dengan tuntutan pekerjaannya yang baru.En: She felt pressured by her new work demands.Id: Selain itu, Jakarta terasa begitu ramai dan asing baginya.En: Additionally, Jakarta seemed so crowded and unfamiliar to her.Id: Lina yang sedang memotong kue yang dipanggannya di rumah menatap Rina dengan penuh perhatian.En: Lina, who was slicing a cake she had baked at home, looked at Rina attentively.Id: "Kalau ada apa-apa, bilang saja.En: "If there's anything, just tell us.Id: Kita kan teman.En: We are friends, after all.Id: Apalagi sebentar lagi tahun baru dan Imlek, saatnya berkumpul dan berbagi cerita," ujarnya lembut.En: Especially with the New Year and Imlek approaching, it's a time to gather and share stories," she said gently.Id: Percakapan terus bergulir.En: The conversation continued.Id: Mereka berbicara tentang rencana liburan tahun baru dan perayaan Imlek.En: They talked about plans for the New Year holidays and Imlek celebrations.Id: Rina mendengarkan sambil mencoba menyembunyikan rasa kesepiannya yang mendalam.En: Rina listened while trying to hide her profound loneliness.Id: Namun, lama-kelamaan, rasa itu mendesak keluar.En: However, eventually, that feeling pushed its way out.Id: Di tengah obrolan riang teman-temannya, Rina tak sengaja berkata, "Kadang aku merasa sendirian di sini.En: In the middle of her friends' cheerful chatter, Rina accidentally said, "Sometimes I feel alone here."Id: "Kedua temannya terdiam, menatapnya dengan terkejut tetapi penuh empati.En: Her two friends fell silent, looking at her with surprise but full of empathy.Id: Arya meletakkan cangkirnya, "Rina, kami ada di sini untukmu.En: Arya put down his cup, "Rina, we're here for you.Id: Waktu pindah ke Jakarta dulu, aku juga merasa hilang.En: When I first moved to Jakarta, I felt lost too.Id: Tapi kita bisa melaluinya bersama.En: But we can get through it together."Id: "Lina mengangguk setuju.En: Lina nodded in agreement.Id: "Aku juga.En: "Me too.Id: Saat baru sampai, semua terasa asing.En: When I first arrived, everything felt strange.Id: Tapi lama-lama, Jakarta jadi rumah kedua.En: But gradually, Jakarta became a second home."Id: "Rina merasa lega, beban di dadanya seakan berkurang.En: Rina felt relieved, the burden in her chest seemed to lighten.Id: "Terima kasih.En: "Thank you.Id: Aku akan mencoba lebih terbuka.En: I'll try to be more open.Id: Mungkin kalian benar, aku butuh waktu.En: Maybe you're right, I need time."Id: "Mereka melanjutkan obrolan, kini dengan lebih banyak tawa dan cerita.En: They continued their conversation, now with more laughter and stories.Id: Di luar, hujan masih menyapa jendela.En: Outside, the rain still greeted the window.Id: Namun, dalam kedai kopi tersebut, Rina merasa lebih hangat dan diterima.En: However, inside that coffee shop, Rina felt warmer and accepted.Id: Perlahan, ia menyadari bahwa di tengah kesibukan Jakarta, ada tempat bagi dirinya.En: Slowly, she ...
    Más Menos
    19 m
  • Shopping Smarts at the Vibrant Pasar: A Tale of Bargains & Joy
    Jan 5 2026
    Fluent Fiction - Indonesian: Shopping Smarts at the Vibrant Pasar: A Tale of Bargains & Joy Find the full episode transcript, vocabulary words, and more:fluentfiction.com/id/episode/2026-01-05-23-34-02-id Story Transcript:Id: Pasar yang cerah itu penuh semangat dan warna-warni.En: The bright pasar was full of energy and vibrant colors.Id: Dengan hiruk-pikuk kehidupan, tempat ini menjadi pusat perhatian bagi banyak orang yang ingin berbelanja.En: With the hustle and bustle of life, this place became a focal point for many people wanting to shop.Id: Aroma makanan jalanan mengundang setiap orang yang lewat.En: The aroma of street food enticed everyone passing by.Id: Rini, Chandra, dan Aisyah berjalan melalui kerumunan, mata tertuju pada setiap lapak yang mereka lewati.En: Rini, Chandra, and Aisyah walked through the crowd, eyes fixed on every stall they passed.Id: Rini, seorang ibu yang praktis, memimpin jalan dengan daftar belanja di tangan.En: Rini, a practical mother, led the way with a shopping list in hand.Id: Dia tahu musim hujan akan segera tiba dan dia harus mempersiapkan semuanya dengan baik.En: She knew the rainy season would soon arrive, and she needed to prepare everything well.Id: Dalam hatinya, dia berharap bisa menemukan barang-barang tahan lama tanpa menguras dompet.En: In her heart, she hoped to find durable goods without draining her wallet.Id: Setiap kali melewati lapak yang menjual jas hujan atau sepatu bot, mata Chandra dan Aisyah bersinar.En: Every time they passed a stall selling raincoats or boots, Chandra and Aisyah's eyes lit up.Id: Mereka tertarik pada barang berwarna cerah dan modis.En: They were attracted to the bright and fashionable items.Id: Tapi, Rini tahu mereka perlu barang yang tahan lama, bukan sekadar cantik.En: But Rini knew they needed durable things, not just pretty ones.Id: “Harga barang ini sedikit mahal, kita harus cerdas memilih,” bisik Rini pada anak-anaknya.En: “The price of these items is a bit high, we need to be smart in choosing,” Rini whispered to her children.Id: Chandra menunjuk sepatu bot bergaya, sementara Aisyah menginginkan jas hujan berwarna cerah.En: Chandra pointed at a stylish pair of boots, while Aisyah wanted a brightly colored raincoat.Id: Rini bingung, ingin memenuhi keinginan anak-anaknya, tapi juga harus memastikan barang yang dibeli bisa tahan lama.En: Rini was confused, wanting to fulfill her children's desires but also needing to ensure that the items purchased could last.Id: Pilihan ini membuat Rini berpikir keras.En: This choice made Rini think hard.Id: Di tengah keraguannya, Rini melihat sebuah lapak kecil yang baru saja dibuka.En: In the midst of her hesitation, Rini saw a small newly opened stall.Id: Penjualnya, seorang kakek tua, menawarkan barang-barang kualitas tinggi dengan harga miring.En: The seller, an old grandfather, offered high-quality goods at a bargain price.Id: Dengan senyuman, dia berkata, “Hanya hari ini saja, Bu, diskon khusus.”En: With a smile, he said, “Just for today, Ma'am, a special discount.”Id: Keberuntungan pun berpihak pada Rini.En: Luck was on Rini's side.Id: Dengan keahlian menawarnya yang cerdik, ia berhasil mendapatkan jas hujan dan sepatu bot berkualitas dengan harga pas.En: With her clever bargaining skills, she managed to get quality raincoats and boots at a fair price.Id: Rini merasa senang, membayangkan keluarganya terlindungi saat hujan datang.En: Rini felt happy, imagining her family protected when the rain comes.Id: Ketika semua barang telah dibeli, Rini merasa lega.En: When all the items were purchased, Rini felt relieved.Id: Dengan senyuman, dia berkata pada Chandra dan Aisyah, “Kita dapat barang bagus dan tetap hemat.En: Smiling, she said to Chandra and Aisyah, “We got good items and still saved money.Id: Ibu senang bisa berhemat untuk hal penting lainnya.”En: Mom is happy to save for other important things.”Id: Di akhir hari, Rini belajar bahwa kesabaran dan kemampuan menawar bisa menjadi kunci untuk menyeimbangkan kebutuhan praktis dan keinginan anak-anaknya.En: At the end of the day, Rini learned that patience and bargaining skills could be key to balancing practical needs and her children's desires.Id: Dengan hati yang penuh rasa syukur, mereka pulang membawa belanjaan, siap menghadapi musim hujan.En: With a heart full of gratitude, they went home with their purchases, ready to face the rainy season.Id: Pasar yang cerah bukan hanya tentang berbelanja, tetapi juga tempat belajar dan mendewasakan diri.En: The bright pasar was not just about shopping, but also a place to learn and grow.Id: Dan kini, keluarga Rini siap menyambut musim hujan dengan persiapan yang matang, tanpa perlu khawatir akan anggaran.En: And now, Rini's family is ready to welcome the rainy season with well-preparedness, without a need to worry about the budget. Vocabulary Words:bright: cerahfull of energy: penuh semangathustle and bustle: hiruk-pikukfocal point: pusat perhatianenticed: ...
    Más Menos
    16 m
  • Unexpected Sparks at Pasar Tanah Abang: A Rainy Day Connection
    Jan 5 2026
    Fluent Fiction - Indonesian: Unexpected Sparks at Pasar Tanah Abang: A Rainy Day Connection Find the full episode transcript, vocabulary words, and more:fluentfiction.com/id/episode/2026-01-05-08-38-20-id Story Transcript:Id: Suasana di Pasar Tanah Abang hari itu sangat ramai.En: The atmosphere at Pasar Tanah Abang that day was very crowded.Id: Pengunjung lalu-lalang di antara deretan kios yang penuh warna-warni kain dan rempah.En: Visitors bustled between rows of kiosks filled with colorful fabrics and spices.Id: Aroma masakan tercium dari warung makanan terdekat.En: The aroma of food could be smelled from the nearby food stalls.Id: Langit mendung menggantung di atas, menandakan hujan akan segera turun.En: Cloudy skies hung above, indicating that rain would soon fall.Id: Rini, seorang desainer batik yang penuh semangat, berjalan di antara kerumunan.En: Rini, a batik designer full of enthusiasm, walked among the crowd.Id: Matanya berbinar melihat beragam motif yang dipajang.En: Her eyes sparkled at the sight of the various patterns on display.Id: Dia berharap menemukan inspirasi untuk koleksi batiknya yang baru.En: She hoped to find inspiration for her new batik collection.Id: Namun, luasnya pilihan membuatnya merasa sedikit kewalahan.En: However, the vast selection made her feel a bit overwhelmed.Id: Di sisi lain pasar, Adi, seorang calon koki muda, sedang memburu rempah eksotis.En: On the other side of the market, Adi, a young aspiring chef, was on the hunt for exotic spices.Id: Dia ingin menemukan rasa yang dapat membuat masakannya berbeda.En: He wanted to find flavors that would make his cooking stand out.Id: Namun, seperti Rini, keragaman yang ada membuatnya bingung harus memilih yang mana.En: However, like Rini, the diversity before him left him confused about which to choose.Id: Tiba-tiba, langit menumpahkan hujannya.En: Suddenly, the sky unleashed its rain.Id: Pengunjung panik mencari tempat berteduh.En: Visitors panicked, searching for shelter.Id: Rini segera berlarian menuju warung makan kecil.En: Rini quickly ran toward a small food stall.Id: Adi, dengan keresek penuh rempah, juga bergerak ke arah yang sama.En: Adi, with a plastic bag full of spices, also moved in the same direction.Id: Di depan warung, mereka hampir bertabrakan.En: In front of the stall, they nearly collided.Id: "Sori!En: "Sori!"Id: " kata Rini, sedikit terengah.En: said Rini, slightly out of breath.Id: Adi hanya tersenyum malu sambil berkata, "Gak apa-apa.En: Adi just smiled shyly and said, "Gak apa-apa."Id: "Di bawah naungan terpal, mereka berdua berdiri berdesakan.En: Under the tarp, the two of them stood squeezed together.Id: Rini terlihat kesal karena sempitnya tempat.En: Rini looked annoyed by the cramped space.Id: Melihat itu, Adi memberanikan diri memulai percakapan.En: Seeing this, Adi mustered the courage to start a conversation.Id: "Cari apa di sini?En: "What are you looking for here?"Id: " tanyanya dengan sopan.En: he asked politely.Id: Rini menjelaskan impiannya tentang membuka butik dan bagaimana dia mencari motif batik unik.En: Rini explained her dream of opening a boutique and how she was searching for unique batik patterns.Id: Adi mendengarkan dengan antusias, lalu berbagi tentang mimpinya sebagai koki terkenal dan usahanya mencari rempah langka.En: Adi listened enthusiastically, then shared his dream of becoming a famous chef and his efforts to find rare spices.Id: Percakapan berlanjut, mengalir dengan sendirinya.En: The conversation continued, flowing naturally.Id: Mereka tertawa mendengar pengalaman masing-masing dan saling berbagi saran.En: They laughed at each other's experiences and shared advice.Id: Rini terpesona dengan wawasan Adi tentang rempah, sementara Adi terinspirasi oleh kreativitas Rini.En: Rini was fascinated by Adi's insights about spices, while Adi was inspired by Rini's creativity.Id: Tanpa disadari, mereka sudah berdiri berjam-jam di bawah hujan yang mulai mereda.En: Without realizing it, they had been standing for hours under the rain which was beginning to subside.Id: Setelah hujan berhenti, mereka bertukar kontak.En: After the rain stopped, they exchanged contacts.Id: "Aku pasti bantu promosi butikmu," kata Adi.En: "I'll definitely help promote your boutique," Adi said.Id: "Dan aku akan mencicipi semua masakan barumu," balas Rini.En: "And I'll try all your new dishes," replied Rini.Id: Mereka tersenyum, lalu berpisah dengan langkah yang lebih ringan dan percaya diri.En: They smiled, then parted ways with lighter and more confident steps.Id: Hari itu di Pasar Tanah Abang, dua jiwa bertemu secara tak sengaja.En: That day at Pasar Tanah Abang, two souls met by accident.Id: Dari percakapan sederhana di bawah terpaan hujan, lahirlah persahabatan baru yang penuh harapan.En: From a simple conversation beneath the falling rain, a new friendship full of hope was born.Id: Bersama, Rini dan Adi siap menjelajahi perjalanan masing-masing dengan semangat yang lebih besar.En: Together, Rini and ...
    Más Menos
    17 m
  • Unity in Crisis: Weathering the Storm with Tradition
    Jan 4 2026
    Fluent Fiction - Indonesian: Unity in Crisis: Weathering the Storm with Tradition Find the full episode transcript, vocabulary words, and more:fluentfiction.com/id/episode/2026-01-04-23-34-02-id Story Transcript:Id: Di salah satu sudut perumahan sederhana di Yogyakarta, hujan deras mengguyur tanpa henti.En: In one corner of a modest housing area in Yogyakarta, heavy rain poured incessantly.Id: Jalan-jalan sempit yang dipenuhi tanaman tropis mulai terendam, mempersulit setiap aktivitas warga.En: The narrow streets filled with tropical plants began to flood, complicating every resident's activities.Id: Di rumah sederhana bercat hijau, Rina tampak cemas.En: In a simple house painted green, Rina appeared anxious.Id: Putranya, Bayu, terbaring lemah di kamar dengan wajah pucat dan demam tinggi.En: Her son, Bayu, lay weak in his room with a pale face and high fever.Id: "Mungkin ini demam berdarah," pikir Rina sambil meraba dahi Bayu yang panas.En: "Maybe this is dengue fever," Rina thought as she felt Bayu's hot forehead.Id: Kekhawatiran makin memenuhi benaknya.En: Her anxiety grew.Id: Ia tahu betapa parahnya demam berdarah jika tidak segera ditangani.En: She knew how severe dengue fever could be if not treated immediately.Id: Namun, banjir membuat akses ke klinik menjadi sulit.En: However, the flood made access to the clinic difficult.Id: Selain itu, banyak tetangga juga melaporkan kehabisan stok obat di apotek.En: Additionally, many neighbors also reported running out of medicine supplies at the pharmacy.Id: Di tengah kebingungannya, Iman, tetangga sekaligus sahabat lama Rina, datang berkunjung.En: In the midst of her confusion, Iman, a neighbor and longtime friend of Rina, came to visit.Id: "Rina, bagaimana keadaan Bayu?En: "How is Bayu doing, Rina?"Id: " tanya Iman dengan nada lembut.En: asked Iman gently.Id: Rina menghela napas panjang.En: Rina sighed deeply.Id: "Demamnya tinggi sekali, Iman.En: "His fever is very high, Iman.Id: Aku khawatir.En: I'm worried."Id: "Melihat kecemasan Rina, Iman segera berpikir.En: Seeing Rina's anxiety, Iman quickly thought.Id: "Aku punya beberapa ramuan tradisional.En: "I have some traditional remedies.Id: Mungkin bisa membantu menurunkan demamnya sementara," usul Iman.En: Maybe they can help bring down his fever temporarily," suggested Iman.Id: Rina ragu.En: Rina hesitated.Id: Ia menginginkan Bayu mendapatkan perawatan medis yang tepat.En: She wanted Bayu to receive proper medical care.Id: Namun, kondisi banjir membuat segalanya serba mustahil.En: However, the flood conditions made everything almost impossible.Id: Ditengah gemuruh hujan, suara Bayu terdengar lemah memanggil ibunya.En: Amid the rumble of the rain, Bayu's weak voice was heard calling his mother.Id: "Bu, kepalaku pusing sekali," keluhnya.En: "Mom, my head feels really dizzy," he complained.Id: Rina semakin panik melihat Bayu menggigil dengan wajah merah padam.En: Rina panicked even more seeing Bayu shivering with a flushed red face.Id: Iman menepuk pundak Rina dengan tegas.En: Iman patted Rina's shoulder firmly.Id: "Kita coba dulu, ya.En: "Let's try it first.Id: Sambil menunggu jalan agak surut, siapa tahu bisa membantunya.En: While waiting for the water to recede a bit, it might help him," Iman insisted.Id: " Rina akhirnya setuju.En: Rina finally agreed.Id: Dia tahu dia harus bertindak cepat.En: She knew she had to act fast.Id: Iman segera mempersiapkan ramuan dari daun jambu, jeruk nipis, dan madu.En: Iman immediately prepared a remedy made from guava leaves, lime, and honey.Id: Di dapur yang sempit dan berawan aroma pedesaan, Rina membantu Iman memasak ramuan tersebut.En: In the small kitchen with a rural aroma, Rina helped Iman cook the concoction.Id: Sementara itu, tetangga lain yang mendengar situasi Bayu ikut datang membawa tambahan bahan-bahan alami yang bisa digunakan.En: Meanwhile, other neighbors who heard about Bayu's situation came bringing additional natural ingredients that could be used.Id: Dalam hitungan menit, ramuan siap saji.En: In a matter of minutes, the remedy was ready.Id: Rina menyuapi Bayu dengan sabar, berharap panas badannya segera turun.En: Rina patiently spoon-fed Bayu, hoping his fever would drop soon.Id: Warga yang lain pun berdoa agar Bayu segera membaik.En: Other residents also prayed for Bayu to get better quickly.Id: Malam itu, kerjasama dan kearifan lokal menghangatkan hati semua orang yang menyaksikannya.En: That night, the spirit of cooperation and local wisdom warmed the hearts of everyone witnessing it.Id: Beberapa jam kemudian, Bayu tampak lebih tenang, meski demamnya masih ada.En: A few hours later, Bayu seemed calmer, although his fever was still there.Id: Namun, Rina merasa lebih lega melihat Bayu bisa tertidur dengan tenang.En: However, Rina felt more relieved seeing Bayu able to sleep peacefully.Id: Ketika matahari pagi mengusik balik awan mendung, kabar baik datang.En: When the morning sun gently disturbed the overcast sky, good news arrived.Id: Sebuah klinik ...
    Más Menos
    20 m
  • Artistry in the Rain: Adi's Batik Breakthrough in Yogyakarta
    Jan 4 2026
    Fluent Fiction - Indonesian: Artistry in the Rain: Adi's Batik Breakthrough in Yogyakarta Find the full episode transcript, vocabulary words, and more:fluentfiction.com/id/episode/2026-01-04-08-38-19-id Story Transcript:Id: Di tengah hiruk-pikuk pasar jalanan di Yogyakarta yang penuh warna dan aroma khas, Adi berdiri dengan penuh harap di samping gerobak kecilnya yang penuh dengan syal batik buatan tangan.En: In the midst of the hustle and bustle of the street market in Yogyakarta, filled with its distinctive colors and aromas, Adi stood with hopeful eyes beside his small cart filled with handmade batik scarves.Id: Adi, seorang pengrajin muda yang berdedikasi untuk melestarikan teknik tradisional batik, menatap langit yang mulai mendung dengan sedikit cemas.En: Adi, a young artisan dedicated to preserving the traditional batik techniques, gazed anxiously at the sky which was beginning to cloud over.Id: Sudah beberapa hari ini hujan tak hentinya mengguyur kota, membuat jalanan pasar semakin basah dan bergelombang.En: It had been raining continuously for days in the city, making the market streets increasingly wet and uneven.Id: Para pedagang lain di sekitar menjajakan barang-barang mereka dengan penuh semangat.En: The other vendors around him enthusiastically hawked their goods.Id: Kain murah dari pabrik dan barang elektronik memenuhi banyak stan, membuat Adi merasa syalnya yang rumit dan penuh seni seolah tenggelam di antara keramaian.En: Cheap factory-made fabrics and electronic goods filled many of the stalls, making Adi feel as though his intricate and artistic scarves were getting lost in the crowd.Id: Dia merasa kecewa, tapi tekadnya tak pudar.En: He felt disappointed, but his resolve did not waver.Id: Adi punya misi: ia harus menjual cukup banyak syal agar bisa terus hidup dari kerajinan warisan budaya ini.En: Adi had a mission: he had to sell enough scarves to continue living from this cultural heritage craft.Id: Namun, hujan seringkali mengusir para pelanggan yang sudah sedikit.En: However, the rain often drove away the already sparse customers.Id: Adi tahu ia harus mencari cara untuk menarik perhatian orang-orang yang berlalu-lalang.En: Adi knew he needed to find a way to attract the attention of passersby.Id: Ia memutuskan untuk memamerkan proses membuat batik di depan pengunjung.En: He decided to showcase the batik-making process in front of the visitors.Id: Dengan penuh percaya diri, Adi mulai menyiapkan alat-alatnya, menunjukkan setiap langkah dan detail, berharap keindahan kerja tangannya dapat berbicara sendiri.En: With full confidence, Adi began setting up his tools, demonstrating each step and detail, hoping the beauty of his handiwork would speak for itself.Id: Kerumunan kecil mulai terbentuk saat beberapa orang penasaran berhenti untuk menonton.En: A small crowd began to form as a few curious onlookers stopped to watch.Id: Tapi harga syalnya tetap menjadi ganjalan bagi kebanyakan orang yang lebih memilih barang lebih murah.En: But the price of his scarves remained a sticking point for most people who preferred cheaper goods.Id: Terlintas di pikiran Adi untuk memberikan diskon, tapi ia khawatir itu akan merendahkan nilainya.En: Adi considered giving a discount but worried it would devalue the quality.Id: Tiba-tiba, hujan deras mengguyur.En: Suddenly, heavy rain poured down.Id: Air membasahi semua yang ada, termasuk stan Adi.En: Water soaked everything, including Adi's stall.Id: Dalam sekejap, dia harus berpikir cepat.En: In an instant, he had to think quickly.Id: Dengan sigap, Adi mengangkat beberapa syal dan mengguncang-guncangkannya di bawah hujan, memperlihatkan bagaimana syalnya yang berkualitas tinggi itu tahan air.En: Nimbly, Adi grabbed several scarves and shook them under the rain, showing how his high-quality scarves were waterproof.Id: Pengunjung yang awalnya berlarian mencari perlindungan, perlahan kembali, terpesona melihat kain batik yang tak rusak oleh air.En: Visitors who initially ran for cover slowly returned, fascinated to see the batik fabric that wasn't damaged by water.Id: Di tengah kerumunan, Rina, seorang pemilik butik lokal, tertarik melihat syal Adi.En: Amid the crowd, Rina, a local boutique owner, was interested in Adi's scarves.Id: “Hebat sekali!En: "Amazing!Id: Kualitas dan ketahanan seperti ini yang selama ini saya cari,” kata Rina, matanya berbinar-binar.En: This is the quality and durability I've been looking for all this time," said Rina, her eyes sparkling.Id: Rina kemudian menawarkan Adi sebuah kemitraan untuk menjual syal-syal tersebut di butiknya sepanjang tahun.En: Rina then offered Adi a partnership to sell the scarves in her boutique year-round.Id: Adi merasa lega dan bangga.En: Adi felt relief and pride.Id: Kepercayaan diri kembali mengalir dalam dirinya.En: Confidence flowed back into him.Id: Kini, dia tahu bahwa kreativitas dan ketekunannya berbuah manis, dan dia bisa terus mempertahankan tradisi batik dengan cara yang unik.En: Now, he ...
    Más Menos
    17 m
adbl_web_global_use_to_activate_DT_webcro_1694_expandible_banner_T1