Episodios

  • Ayu's Race Against Time: Power Outages & Innovation in Jakarta
    Feb 20 2026
    Fluent Fiction - Indonesian: Ayu's Race Against Time: Power Outages & Innovation in Jakarta Find the full episode transcript, vocabulary words, and more:fluentfiction.com/id/episode/2026-02-20-08-38-20-id Story Transcript:Id: Hujan rintik-rintik menutupi kota Jakarta.En: The drizzling rain covered the city of Jakarta.Id: Gedung pencakar langit terlihat kabur di balik hujan, sementara lampu-lampu terang berpendar menerangi jalan-jalan sibuk.En: The skyscrapers looked hazy behind the rain, while the bright lights shimmered, illuminating the busy streets.Id: Ayu duduk di kantornya, matanya fokus pada layar komputer.En: Ayu sat in her office, her eyes focused on the computer screen.Id: Sebagai analis data di startup energi terbarukan, hari ini adalah hari penting.En: As a data analyst at a renewable energy startup, today was an important day.Id: Dia harus mengunggah file data penting tentang solusi energi terbarukan.En: She had to upload a crucial data file about renewable energy solutions.Id: File ini sangat penting untuk presentasi kepada investor besar.En: This file was extremely important for a presentation to a major investor.Id: Jika berhasil, startup Ayu bisa mendapatkan pendanaan yang dibutuhkan.En: If successful, Ayu's startup could receive the funding it needed.Id: Namun, saat Ayu hampir selesai, layar komputer tiba-tiba padam.En: However, just as Ayu was nearly finished, the computer screen suddenly went black.Id: Seluruh kantor gelap gulita.En: The entire office was pitch dark.Id: "Budi, mati lampu lagi!En: "Budi, the power's out again!"Id: " seru Ayu cemas.En: Ayu exclaimed anxiously.Id: Budi, rekan kerjanya, mengangguk dari meja sebelah.En: Budi, her coworker, nodded from the desk next to hers.Id: "Sekarang, kita harus bagaimana?En: "Now, what should we do?"Id: " tanya Budi.En: Budi asked.Id: Ayu bergegas mengumpulkan barang-barangnya.En: Ayu quickly gathered her belongings.Id: "Ada co-working space dekat sini.En: "There's a co-working space nearby.Id: Aku harap mereka punya genset cadangan," katanya, berharap langkah alternatif ini dapat menyelamatkan pekerjaannya.En: I hope they have a backup generator," she said, hoping this alternative would save her work.Id: Di luar, hujan semakin deras.En: Outside, the rain poured even harder.Id: Jakarta Smart City, meski dikenal dengan teknologi canggihnya, terkadang masih terjebak masalah-masalah klasik.En: Jakarta Smart City, though known for its advanced technology, sometimes still got caught up in classic problems.Id: Bagi Ayu, ini adalah tantangan besar.En: For Ayu, this was a major challenge.Id: Dia selalu ingin membuat teknologi lebih mudah diakses di seluruh Indonesia.En: She always wanted to make technology more accessible across Indonesia.Id: Namun malam ini, dia bertanya-tanya apakah dia benar-benar bisa membuat perubahan.En: But tonight, she wondered if she could really make a difference.Id: Sesampainya di co-working space, Ayu lega melihat lampu-lampu masih menyala.En: Upon arriving at the co-working space, Ayu felt relieved to see the lights still on.Id: Dia segera menuju meja kosong dan menyalakan laptopnya.En: She quickly headed to an empty table and turned on her laptop.Id: Namun tiba-tiba, suara dengungan generator mulai melemah.En: But suddenly, the hum of the generator started to weaken.Id: Teringat pada peralatan portabel yang dibawanya, Ayu mencari solar-powered generator di tas.En: Remembering the portable equipment she brought, Ayu searched for a solar-powered generator in her bag.Id: Dengan cepat, dia memasang alat itu.En: Quickly, she set it up.Id: "Aku harap ini bekerja," bisiknya pada diri sendiri sambil menghubungkan kabel.En: "I hope this works," she whispered to herself while connecting the cables.Id: Waktu terus berjalan.En: Time kept ticking.Id: Dengan jantung berdebar kencang, Ayu memantau proses unggahannya.En: With her heart pounding, Ayu monitored the upload process.Id: Tik-tok, menit-menit berharga berlalu, dan akhirnya, baris unggahan menunjukkan kata "Selesai".En: Tick-tock, precious minutes ticked by, and finally, the upload bar showed the word "Complete".Id: Ayu menarik napas lega.En: Ayu breathed a sigh of relief.Id: Dia berhasil.En: She had succeeded.Id: Kedegilan dan kecepatan berpikir Ayu menyelamatkan hari itu.En: Ayu's determination and quick thinking saved the day.Id: Startup-nya mendapat investasi yang dibutuhkan, dan Ayu merasa lebih yakin akan kemampuannya.En: Her startup got the investment it needed, and Ayu felt more confident in her abilities.Id: Jakarta, meski penuh tantangan, adalah tempat di mana inovasi dan tekad bisa tumbuh subur.En: Jakarta, though full of challenges, is a place where innovation and determination can flourish.Id: Dengan rasa puas, Ayu menatap keluar jendela.En: With a sense of satisfaction, Ayu gazed out the window.Id: Hujan mungkin masih turun di luar, tetapi dengan semangat dan usaha, ada banyak hal yang bisa dicapai.En: The rain might still be falling outside, but with ...
    Más Menos
    18 m
  • Amidst Storms: A Journey of Resilience and Hope
    Feb 19 2026
    Fluent Fiction - Indonesian: Amidst Storms: A Journey of Resilience and Hope Find the full episode transcript, vocabulary words, and more:fluentfiction.com/id/episode/2026-02-19-23-34-02-id Story Transcript:Id: Di tengah hujan deras di Jakarta, rumah sakit selalu bergerak seperti mesin yang tidak pernah berhenti.En: In the midst of the heavy rain in Jakarta, the hospital continues to operate like a machine that never stops.Id: Meski awan gelap menutupi langit, di dalam rumah sakit ada kesibukan yang tiada henti.En: Although dark clouds cover the sky, inside the hospital there is never-ending activity.Id: Para perawat dan dokter bergegas dari satu tempat ke tempat lain.En: Nurses and doctors rush from one place to another.Id: Di salah satu kamar, ada Iman yang sedang berjuang dengan penyakit kronisnya.En: In one room, there is Iman who is struggling with his chronic illness.Id: Iman pria yang tabah.En: Iman is a resilient man.Id: Meski tubuhnya lemah, semangatnya tetap kuat.En: Although his body is weak, his spirit remains strong.Id: Di sisinya, ada Sari, kakak perempuannya, yang selalu mendampingi.En: By his side is Sari, his older sister, who always accompanies him.Id: Sari adalah perawat di rumah sakit itu.En: Sari is a nurse at the hospital.Id: Ia tahu betapa sulitnya situasi Iman, tetapi ia selalu optimis.En: She knows how difficult Iman's situation is, but she remains optimistic.Id: Budi, sahabat Iman, sering datang mengunjungi.En: Budi, Iman's best friend, often comes to visit.Id: Dengan guyonan dan cerita lucunya, Budi membuat Iman dan Sari tertawa, melupakan sejenak kesulitan yang ada.En: With his jokes and funny stories, Budi makes Iman and Sari laugh, momentarily forgetting the hardships.Id: Namun, jauh di dalam hati, ada kekhawatiran yang tidak dapat mereka sembunyikan.En: However, deep inside, there is a worry they cannot hide.Id: Iman sudah lama berjuang melawan sakitnya.En: Iman has been fighting his illness for a long time.Id: Namun, penyakit itu tidak juga hilang.En: However, the illness does not go away.Id: Dokter menyarankan pengobatan baru.En: The doctor recommends a new treatment.Id: Ada risiko, tetapi pengobatan ini berpotensi membaikkan kondisi Iman.En: There are risks, but this treatment has the potential to improve Iman's condition.Id: Iman berpikir keras sebelum akhirnya memutuskan mencobanya.En: Iman thinks hard before finally deciding to try it.Id: Dia ingin mendapatkan kembali kehidupannya seperti semula.En: He wants to regain his life as it was.Id: Suatu malam, hujan deras membangunkan Iman.En: One night, the heavy rain awakens Iman.Id: Petir menyambar-nyambar di luar, seolah menggema dalam tubuhnya.En: Lightning strikes outside, as if echoing through his body.Id: Iman merasakan sakit yang sangat.En: Iman feels immense pain.Id: Setback parah.En: A severe setback.Id: Pikiran negatif menguasai pikirannya, mempertanyakan apakah keputusan mencoba pengobatan baru adalah pilihan yang tepat.En: Negative thoughts dominate his mind, questioning whether the decision to try the new treatment was the right choice.Id: Namun, Sari dan Budi tidak membiarkan Iman tenggelam dalam keraguan.En: However, Sari and Budi do not let Iman drown in doubt.Id: Mereka memberikan dukungan tanpa henti.En: They provide relentless support.Id: “Tidak apa-apa, Iman.En: "It's okay, Iman.Id: Kita lalui ini bersama,” kata Sari saat menenangkan adiknya.En: We'll get through this together," says Sari as she comforts her brother.Id: Budi menambahkan, “Kalau kamu menyerah, bagaimana bisa aku kalah taruhan bahwa kamu akan segera sehat?En: Budi adds, "If you give up, how can I lose the bet that you'll get better soon?"Id: ”Dengan bantuan dan dukungan mereka, Iman menemukan kembali kekuatannya.En: With their help and support, Iman finds his strength again.Id: Ia bertekad melanjutkan pengobatan.En: He is determined to continue with the treatment.Id: Bulan demi bulan berlalu dan mulai terlihat perubahan positif.En: Months pass and positive changes begin to appear.Id: Iman merasa lebih baik, meski perjalanan ini masih panjang.En: Iman feels better, although the journey is still long.Id: Kini, Iman lebih memahami arti ketahanan.En: Now, Iman better understands the meaning of resilience.Id: Dukungan dari orang-orang terkasih adalah karunia yang berharga.En: The support from loved ones is a precious gift.Id: Dengan menghadapi ketidakpastian ini, Iman menyadari bahwa meski badai datang, masih ada pelangi yang menanti.En: By facing this uncertainty, Iman realizes that even though storms come, there's still a rainbow waiting.Id: Setiap hari adalah langkah baru menuju hidup yang lebih baik.En: Every day is a new step toward a better life.Id: Meski hujan di luar tidak berhenti, di dalam hati Iman, matahari mulai bersinar terang.En: Though the rain outside never stops, within Iman's heart, the sun begins to shine brightly. Vocabulary Words:operate: bergerakmidst: tengahresilient: tabahchronic: kronisclouds: awanmachine: ...
    Más Menos
    17 m
  • Healing Hearts: A Chance Encounter in a Hospital Waiting Room
    Feb 19 2026
    Fluent Fiction - Indonesian: Healing Hearts: A Chance Encounter in a Hospital Waiting Room Find the full episode transcript, vocabulary words, and more:fluentfiction.com/id/episode/2026-02-19-08-38-20-id Story Transcript:Id: Di tengah hujan lebat yang terus menyerbu jendela kaca rumah sakit, Budi duduk dengan gelisah di ruang tunggu.En: In the midst of the heavy rain that kept battering the hospital’s glass windows, Budi sat anxiously in the waiting room.Id: Aroma antiseptik menggantung di udara, dan cahaya lampu neon bergetar lembut.En: The aroma of antiseptic hung in the air, and the neon lights flickered gently.Id: Budi menundukkan kepala, berusaha menenangkan degup jantungnya yang memburu.En: Budi lowered his head, trying to calm his racing heart.Id: Rumah sakit selalu membuatnya cemas, mengingatkan pada kejadian traumatis di masa lalu.En: Hospitals always made him anxious, reminding him of traumatic events from the past.Id: Di sampingnya, Dewi, adik perempuannya yang penuh semangat, mengamati kakaknya dengan penuh perhatian.En: Beside him, Dewi, his spirited younger sister, watched her brother attentively.Id: "Mas Budi, kenapa nggak coba ngobrol sama orang lain?En: "Mas Budi, why don’t you try talking to someone else?Id: Jangan terlalu tegang," sarannya sambil memberi senyum.En: Don’t be too tense," she suggested with a smile.Id: Budi menghela nafas dalam-dalam, "Aku cuma khawatir sama Ibu.En: Budi took a deep breath, "I’m just worried about Mom.Id: Lagipula, aku nggak tahu harus mulai dari mana.En: Besides, I don’t know where to start."Id: "Dewi menggeleng, "Itu Intan, dia sering aku lihat di sini.En: Dewi shook her head, "That’s Intan, I often see her here.Id: Dia sepertinya baik.En: She seems nice."Id: "Di seberang ruangan, Intan duduk memegang buku di pangkuannya.En: Across the room, Intan sat with a book on her lap.Id: Rambutnya yang panjang tergerai, wajahnya mencerminkan ketenangan yang tenang meski hatinya juga terbebani.En: Her long hair hung loose, and her face reflected a calmness although her heart was burdened too.Id: Adik laki-lakinya sudah lama sakit, tapi Intan tak pernah kehilangan harapan.En: Her younger brother had been sick for a long time, but Intan never lost hope.Id: Setelah ragu beberapa saat, akhirnya Budi memberanikan diri mendekati Intan.En: After hesitating for a moment, Budi finally mustered the courage to approach Intan.Id: "Hai, kamu Intan, kan?En: "Hi, you're Intan, right?"Id: " tanya Budi mencoba ramah.En: asked Budi trying to be friendly.Id: Intan mengangkat wajah, tersenyum lembut.En: Intan looked up, smiling softly.Id: "Iya, dan kamu mungkin Budi?En: "Yes, and you’re probably Budi?Id: Aku pernah lihat kamu dengan adikmu.En: I’ve seen you with your sister."Id: ""Hmm, iya benar.En: "Hmm, yes, that’s right.Id: Ibu lagi dirawat.En: Mom is being treated.Id: Aku sebenarnya nggak terlalu nyaman di rumah sakit," kata Budi, sedikit canggung.En: I’m actually not very comfortable in hospitals," said Budi, a bit awkwardly.Id: Intan mengangguk mengerti.En: Intan nodded understandingly.Id: "Aku tahu rasanya.En: "I know the feeling.Id: Kadang, kita cuma butuh teman ngobrol.En: Sometimes, we just need someone to talk to."Id: "Seiring hujan yang masih mengguyur deras, obrolan mereka mengalir lancar.En: As the rain continued to pour heavily, their conversation flowed smoothly.Id: Mereka berbagi cerita, tentang kegigihan Ibu Budi dan semangat juang adik Intan.En: They shared stories about Budi’s mother’s perseverance and Intan’s brother’s fighting spirit.Id: Dalam percakapan itu, mereka menemukan kehangatan dan penghiburan, melupakan sejenak kekhawatiran yang membelenggu.En: In that conversation, they found warmth and solace, momentarily forgetting the worries that bound them.Id: Waktu berlalu, dan suara gemuruh hujan mulai mereda.En: Time passed, and the sound of the rumbling rain began to subside.Id: Sebelum pulang, Budi dan Intan bertukar nomor telepon.En: Before leaving, Budi and Intan exchanged phone numbers.Id: "Terima kasih, Intan.En: "Thank you, Intan.Id: Rasanya lebih baik bisa berbicara denganmu," kata Budi dengan tulus.En: It feels better being able to talk with you," said Budi sincerely.Id: Intan mengangguk, matanya bersinar lembut.En: Intan nodded, her eyes shining softly.Id: "Sama-sama, Budi.En: "You’re welcome, Budi.Id: Kita bisa saling mendukung.En: We can support each other.Id: Dunia ini nggak terlalu menakutkan kalau kita punya teman.En: The world isn’t so scary if we have a friend."Id: "Malam itu, saat Budi dan Dewi pulang, hujan masih menyisakan genangan di sepanjang jalan.En: That night, as Budi and Dewi went home, the rain left puddles along the street.Id: Tapi di dalam hatinya, Budi merasa lebih tenang.En: But inside his heart, Budi felt more at ease.Id: Dia mungkin masih takut pada rumah sakit, tapi sekarang tahu, bersahabat bisa menjadi pelipur lara yang manjur.En: He might still be afraid of hospitals, but now he knew that ...
    Más Menos
    18 m
  • Secrets of Candi Borobudur: A Night of Discovery
    Feb 18 2026
    Fluent Fiction - Indonesian: Secrets of Candi Borobudur: A Night of Discovery Find the full episode transcript, vocabulary words, and more:fluentfiction.com/id/episode/2026-02-18-23-34-02-id Story Transcript:Id: Langit malam itu gelap dan berat dengan awan hujan.En: The sky that night was dark and heavy with rain clouds.Id: Di tengah rinai hujan, Candi Borobudur berdiri megah, seolah berbisik cerita-cerita purba.En: Amidst the drizzle, Candi Borobudur stood majestic, as if whispering ancient tales.Id: Dimas, seorang arkeolog muda dengan semangat yang membara, berdiri mengagumi megahnya candi tersebut.En: Dimas, a young archaeologist with a burning passion, stood admiring the grandeur of the temple.Id: Dia menggigil sedikit, bukan hanya karena dingin, tetapi karena kegembiraan.En: He shivered slightly, not just from the cold, but from excitement.Id: Ada sesuatu yang membingungkan para arkeolog; sebuah artefak dari candi telah berpindah tempat dengan misterius semalam.En: There was something puzzling the archaeologists; an artifact from the temple had mysteriously changed places overnight.Id: Dimas merasa ini adalah kesempatan sempurna untuk membuktikan kemampuannya di depan mentornya, Ayu.En: Dimas felt this was the perfect opportunity to prove his skills in front of his mentor, Ayu.Id: Dia ingin mendapatkan pengakuan darinya.En: He wanted recognition from her.Id: Namun, ada saingan lain, Rama, yang juga berusaha mendapatkan perhatian Ayu.En: However, there was another rival, Rama, who was also trying to get Ayu's attention.Id: Langit menumpahkan airnya tanpa henti, membuat tanah licin dan berbahaya, tetapi Dimas sudah memutuskan.En: The sky poured down relentlessly, making the ground slippery and dangerous, but Dimas had already decided.Id: Dia akan menyelidiki candi itu malam ini, meskipun hujan lebat mengguyur.En: He would investigate the temple that night, despite the heavy rain.Id: Penuh tekad, Dimas mulai menjelajahi area sekitar candi.En: With determination, Dimas began exploring the area around the temple.Id: Hujan membuat semuanya lebih sulit dan berbahaya.En: The rain made everything more difficult and dangerous.Id: Langkahnya pelan dan hati-hati di antara bebatuan yang licin.En: His steps were slow and cautious among the slippery stones.Id: Sekejap kilat menyinari sekitar, menyorotkan cahaya singkat ke arah bayangan yang tampak seolah-olah bergerak.En: A flash of lightning lit up the surroundings, casting short-lived light on a shadow that seemed to move.Id: Hatanya berdetak cepat, tetapi rasa penasaran mendorongnya maju.En: His heart beat faster, but curiosity pushed him forward.Id: Di tengah keheningan malam, kilauan cahaya dari bulan yang terbenam di balik awan memperlihatkan sebuah celah sempit di bawah candi yang ditutup tumbuhan liar.En: In the silence of the night, the glow of the moon setting behind the clouds revealed a narrow gap beneath the temple covered with wild plants.Id: Dengan penasaran, Dimas menyingkirkan rerumputan itu dan menemukan pintu rahasia yang lama tersembunyi.En: Curiously, Dimas cleared away the grass and found a long-hidden secret door.Id: Hatinya berdegup lebih kencang.En: His heart pounded faster.Id: Dia masuk dengan sangat hati-hati.En: He entered very carefully.Id: Di dalam, Dimas menemukan serangkaian lorong sempit yang berliku.En: Inside, Dimas found a series of winding narrow passages.Id: Petualangan ini membawanya menuju ruang yang besar, tempat artefak tersebut berada.En: This adventure led him to a large room where the artifact was located.Id: Dimas menggenggam tangannya dengan sukacita.En: Dimas clasped his hands with joy.Id: Namun, lebih dari sekadar menemukan artefak, Dimas menemukan mekanisme kuno yang dipakai untuk memindahkan artefak tersebut.En: However, beyond merely finding the artifact, Dimas discovered an ancient mechanism used to move the artifact.Id: Ini adalah penemuan besar!En: This was a significant discovery!Id: Namun, dia sadar bahwa penting untuk memberi penghargaan pada Ayu.En: But he realized the importance of giving credit to Ayu.Id: Pagi harinya, di depan para arkeolog lain, Dimas menjelaskan temuannya dan memberi pujian kepada Ayu, mengatakan betapa pentingnya pelajaran serta bimbingan darinya.En: The next morning, in front of other archaeologists, Dimas explained his findings and gave praise to Ayu, stating how important her lessons and guidance were.Id: Ayu tersenyum padanya dengan penuh bangga.En: Ayu smiled at him with pride.Id: Tetapi yang lebih berarti bagi Dimas adalah pemahaman baru yang dia dapatkan pada malam penuh tantangan itu.En: But what meant more to Dimas was the new understanding he gained on that night full of challenges.Id: Bahwa kerjasama dan ketulusan lebih berarti daripada kebanggaan pribadi.En: That cooperation and sincerity mean more than personal pride.Id: Tanpa gemerlap pujian, Dimas merasakan kepuasan yang mendalam dalam dirinya.En: Without the glitter of praise, Dimas felt a deep satisfaction within ...
    Más Menos
    17 m
  • Budi's Journey: From Fear to Friendship on Gunung Bromo
    Feb 18 2026
    Fluent Fiction - Indonesian: Budi's Journey: From Fear to Friendship on Gunung Bromo Find the full episode transcript, vocabulary words, and more:fluentfiction.com/id/episode/2026-02-18-08-38-20-id Story Transcript:Id: Gunung Bromo berdiri megah di depan Budi.En: Gunung Bromo stood majestically in front of Budi.Id: Kabut tebal menutupi puncaknya yang menjulang, memberikan kesan misterius.En: Thick fog covered its towering peak, giving it a mysterious feel.Id: Gemuruh petir dari kejauhan memberi peringatan akan turunnya hujan.En: The rumbling thunder from afar warned of impending rain.Id: Budi dan teman-teman sekelasnya datang ke sini dalam rangka kunjungan lapangan sekolah.En: Budi and his classmates came here for a school field trip.Id: Di tengah ramainya suara teman-temannya, Budi merasa gelisah.En: Amidst the lively chatter of his friends, Budi felt restless.Id: Dia bertekad ingin berteman lebih dekat dengan teman sekelasnya, terutama Sari, yang dia segani.En: He was determined to become closer friends with his classmates, especially Sari, whom he admired.Id: Budi berjalan di belakang Adi dan Sari.En: Budi walked behind Adi and Sari.Id: Mereka terlihat akrab, sering saling bercanda.En: They seemed close, often joking with each other.Id: Budi berusaha mencari cara untuk bergabung.En: Budi tried to find a way to join in.Id: Namun, hujan mulai turun, membuat tanah menjadi licin.En: However, the rain started to fall, making the ground slippery.Id: Rasanya, tidak hanya jalan yang sulit dilalui, tetapi juga interaksi sosial.En: It felt like not only the path was difficult to navigate, but also the social interactions.Id: Di tengah perjalanan, Budi merasa terasing.En: Along the journey, Budi felt isolated.Id: Saat itulah dia teringat kisah lucu tentang Gunung Bromo yang pernah diceritakan oleh kakeknya.En: It was at that moment he remembered a funny story about Gunung Bromo that his grandfather had once told him.Id: "Apa kalian tahu," ujar Budi tiba-tiba dengan suara agak gemetar, "Legenda tentang Pangeran Joko dan Putri Bromo?En: "Do you guys know," Budi suddenly said with a slightly shaky voice, "The legend about Pangeran Joko and Putri Bromo?"Id: "Adi dan Sari berhenti dan memperhatikannya.En: Adi and Sari stopped and paid attention to him.Id: "Tidak, ceritain dong!En: "No, tell us!"Id: " jawab Sari dengan senyumnya yang cerah, membuat Budi merasa sedikit lega.En: replied Sari with her bright smile, making Budi feel a bit relieved.Id: Budi mulai bercerita.En: Budi began to tell the story.Id: "Katanya, Pangeran Joko suatu waktu tersesat di gunung ini.En: "They say, Pangeran Joko once got lost on this mountain.Id: Dia bertemu dengan Putri Bromo yang cantik dan memutuskan untuk bersembunyi di puncaknya agar bisa selalu melihat sang Putri dari kejauhan ketika kabut menghilang.En: He met the beautiful Putri Bromo and decided to hide at its peak so he could always see the princess from afar when the fog cleared."Id: " Suaranya mulai stabil, dan teman-temannya tertawa ketika dia menambahkan bagian konyol dari cerita tersebut.En: His voice began to stabilize, and his friends laughed as he added the funny parts of the story.Id: Namun, ketika hujan semakin deras, Budi terpeleset.En: However, as the rain poured harder, Budi slipped.Id: Dia jatuh terduduk di tanah yang becek.En: He fell seated on the muddy ground.Id: Sari cepat-cepat membantunya berdiri, memberikan sebuah tanya sambil tersenyum, "Kamu baik-baik saja?En: Sari quickly helped him up, asking with a smile, "Are you okay?"Id: "Itu menjadi titik balik bagi Budi.En: That was a turning point for Budi.Id: Melihat perhatian Sari, dia merasa lebih percaya diri.En: Seeing Sari's attention, he felt more confident.Id: Sepanjang perjalanan, mereka berbagi cerita dan tawa, tidak lagi merasa terasing.En: Throughout the journey, they shared stories and laughter, no longer feeling isolated.Id: Akhir dari perjalanan, saat mereka berkumpul di bawah sebuah pohon besar untuk berteduh, semua teman-temannya meminta Budi untuk melanjutkan ceritanya.En: At the end of the trip, as they gathered under a big tree for shelter, all of his friends asked Budi to continue his story.Id: Dengan semangat, Budi melanjutkan kisah-kisahnya.En: Enthusiastically, Budi continued his tales.Id: Kali ini dia yakin, dia diterima dan punya tempat di kelompoknya.En: This time he was sure he was accepted and had a place in his group.Id: Ketika mereka berjalan turun, Budi merasa berbeda.En: As they walked down, Budi felt different.Id: Hujan dan kabut tidak lagi menjadi penghalang.En: The rain and fog were no longer obstacles.Id: Dia sudah mengatasi ketakutannya, dan pada akhirnya, menemukan kepercayaan diri untuk menjalin persahabatan yang tulus.En: He had overcome his fears and, in the end, found the confidence to build genuine friendships.Id: Gunung Bromo tetap berdiri megah di belakang mereka, namun di dalam hati Budi, perjalanan itu sudah menorehkan kenangan yang indah.En: Gunung Bromo still ...
    Más Menos
    17 m
  • Finding Tradition: Bima's Galungan Market Quest
    Feb 17 2026
    Fluent Fiction - Indonesian: Finding Tradition: Bima's Galungan Market Quest Find the full episode transcript, vocabulary words, and more:fluentfiction.com/id/episode/2026-02-17-23-34-02-id Story Transcript:Id: Bima berdiri di tengah pasar yang ramai, memandang sekeliling dengan mata penuh harapan.En: Bima stood in the middle of the bustling market, looking around with hopeful eyes.Id: Ia ingin sekali membeli persembahan Galungan yang sempurna.En: He really wanted to buy the perfect Galungan offering.Id: Bau kemenyan dan melati memenuhi udara, sementara suara gamelan mengiringi percakapan para penjual dan pembeli.En: The scent of incense and jasmine filled the air, while the sounds of gamelan accompanied the conversations of the sellers and buyers.Id: Indira, adik perempuan Bima, penuh semangat.En: Indira, Bima's younger sister, was full of excitement.Id: Dia berlari ke sana kemari, matanya berbinar melihat kerajinan dan bunga warna-warni.En: She ran back and forth, her eyes sparkling at the crafts and colorful flowers.Id: Namun, kegiatannya membuat Bima sedikit kewalahan.En: However, her activity made Bima a little overwhelmed.Id: Ia harus fokus.En: He needed to focus.Id: "Indira, tetap dekat, ya!En: "Indira, stay close, okay!"Id: " seru Bima, mencoba mengawasi adiknya.En: called Bima, trying to keep an eye on his sister.Id: Mereka sudah mencari selama beberapa waktu, tapi harga di banyak kios lebih mahal dari yang diperhitungkan Bima.En: They had been searching for some time, but the prices at many stalls were higher than Bima had anticipated.Id: Kemudian, mereka bertemu Rizal.En: Then, they met Rizal.Id: Dia adalah penjual yang pandai menarik perhatian dengan kata-kata bijaknya.En: He was a seller who was skilled at attracting attention with his wise words.Id: Rizal mengulurkan tangan ramah, menawarkan bantuan.En: Rizal extended a friendly hand, offering help.Id: "Bima, mungkin butuh sedikit bimbingan?En: "Bima, maybe you need a little guidance?Id: Pasar ini memang bisa membingungkan," Rizal berkata sambil tersenyum.En: This market can indeed be confusing," Rizal said with a smile.Id: Bima ragu.En: Bima hesitated.Id: Dia ingin menyelesaikan ini sendiri, membuktikan pada keluarganya bahwa ia bisa menjaga tradisi.En: He wanted to finish this on his own, to prove to his family that he could uphold tradition.Id: Tapi, di satu sisi, bantuan kelihatannya tidak buruk.En: But, on the other hand, help didn't seem so bad.Id: Melihat Indira yang masih sibuk dengan bunga, Bima akhirnya setuju mendengarkan Rizal.En: Seeing Indira still busy with flowers, Bima finally agreed to listen to Rizal.Id: Rizal membawa mereka ke bagian pasar yang lebih tenang, jauh dari keramaian utama.En: Rizal led them to a quieter part of the market, away from the main crowd.Id: Di sana, tersembunyi sebuah kios dengan persembahan yang indah dan terjangkau.En: There, hidden away, was a stall with beautiful and affordable offerings.Id: Mata Bima berbinar.En: Bima's eyes sparkled.Id: "Ini dia!En: "This is it!Id: Tepat yang ku cari!En: Exactly what I've been looking for!"Id: " kata Bima dengan lega.En: Bima said with relief.Id: Sambil menunggu barang dibungkus, Rizal bercerita tentang pentingnya Galungan.En: While waiting for the items to be wrapped, Rizal shared about the importance of Galungan.Id: "Ini bukan sekedar persembahan, tapi juga penghormatan pada leluhur dan menjaga keseimbangan dharma," katanya lembut.En: "It is not just an offering, but also a way to honor ancestors and maintain the balance of dharma," he said gently.Id: Mendengarnya, Bima merasakan kebanggaan muncul dalam dirinya.En: Upon hearing this, Bima felt a sense of pride arise within him.Id: Ia mengerti lebih dalam arti dari tradisi yang keluarganya lestarikan.En: He understood more deeply the meaning of the tradition his family preserved.Id: Keduanya, Bima dan Indira, akhirnya pulang dengan barang yang dibutuhkan dan pengalaman berharga.En: Both Bima and Indira finally returned home with the items they needed and a valuable experience.Id: Saat matahari terbenam di balik Candi Tersembunyi, Bima merasa lebih percaya diri.En: As the sun set behind the Hidden Temple, Bima felt more confident.Id: Dia tahu betapa pentingnya peran komunitas dalam menjaga budaya.En: He knew how important the role of the community was in preserving culture.Id: Terima kasih untuk Rizal, ia bukan hanya pulang dengan persembahan, tapi juga pelajaran yang tak terlupakan.En: Thanks to Rizal, he didn't just come home with offerings, but also with an unforgettable lesson.Id: Galungan kali ini adalah awal yang baru bagi Bima.En: This Galungan was a new beginning for Bima.Id: Ia telah menunjukkan bahwa ia bisa, tidak hanya kepada keluarga, tapi juga pada dirinya sendiri.En: He had shown that he could, not only to his family but also to himself. Vocabulary Words:bustling: ramaihopeful: penuh harapanincense: kemenyansparkling: berbinaroverwhelmed: kewalahananticipated: diperhitungkanskillful: ...
    Más Menos
    17 m
  • Balancing Secrets and Respect at Candi Borobudur
    Feb 17 2026
    Fluent Fiction - Indonesian: Balancing Secrets and Respect at Candi Borobudur Find the full episode transcript, vocabulary words, and more:fluentfiction.com/id/episode/2026-02-17-08-38-20-id Story Transcript:Id: Kabut pagi menyelimuti Candi Borobudur yang megah.En: The morning mist enveloped Candi Borobudur, the majestic temple.Id: Seperti sebuah harta karun tersembunyi, candi ini berdiri anggun di tengah rerimbunan hutan tropis yang hijau.En: Like a hidden treasure, this temple stood gracefully amidst the lush green tropical forest.Id: Suara hujan rintik-rintik menghiasi suasana, menambah kesan misteri.En: The sound of drizzle accented the atmosphere, adding a sense of mystery.Id: Di tempat ini, Rizwan, seorang arkeolog muda, berdiri dengan penuh semangat.En: In this place, Rizwan, a young archaeologist, stood with enthusiasm.Id: Pandangannya tertuju pada dinding candi yang berornamen indah.En: His gaze was fixed on the temple's beautifully ornate walls.Id: Ia yakin kalau ada rahasia besar tersembunyi di dalamnya, rahasia yang bisa menjadi penemuan besar dalam dunia arkeologi.En: He was convinced that a great secret lay hidden within, a secret that could become a significant discovery in the world of archaeology.Id: Di sisi lain, ada Amara, seorang sejarawan yang berdedikasi.En: On the other side, there was Amara, a dedicated historian.Id: "Rizwan, kita harus berhenti.En: "Rizwan, we have to stop.Id: Kita tidak boleh mengganggu keseimbangan sejarah di sini.En: We must not disturb the historical balance here.Id: Candi ini memiliki nilai budaya yang harus kita hormati," katanya dengan nada tegas.En: This temple holds cultural value that we must respect," she said firmly.Id: "Amara, tetapi kita bisa belajar banyak dari tempat ini.En: "Amara, but we can learn so much from this place.Id: Menemukan rahasia candi akan memberi kita pemahaman yang lebih dalam tentang sejarah," jawab Rizwan, tidak kalah bersemangat.En: Uncovering the temple's secrets will give us a deeper understanding of history," replied Rizwan with equal enthusiasm.Id: Perselisihan antara Rizwan dan Amara semakin memuncak.En: The dispute between Rizwan and Amara escalated.Id: Saat Rizwan menemukan petunjuk tentang sebuah ruangan tersembunyi, dilema semakin jelas.En: When Rizwan discovered clues about a hidden room, the dilemma became more apparent.Id: Untuk masuk ke dalam ruangan itu, Rizwan harus memodifikasi beberapa struktur candi.En: To enter the room, Rizwan would have to modify some of the temple's structures.Id: Ini berarti melakukan perubahan yang mungkin tidak bisa diperbaiki.En: This meant making changes that might not be reversible.Id: "Hentikan, Rizwan.En: "Stop, Rizwan.Id: Jika kamu melangkah lebih jauh, kamu bisa merusak sesuatu yang tak ternilai," desak Amara.En: If you go any further, you might destroy something invaluable," urged Amara.Id: Rizwan terdiam.En: Rizwan fell silent.Id: Ia memandang Amara, kemudian menatap candi dengan hormat yang baru ditemukan.En: He looked at Amara, then at the temple with newfound respect.Id: Ia merasakan beban pilihan di hatinya.En: He felt the weight of choice in his heart.Id: Tekadnya untuk membuat penemuan besar mulai mengendur.En: His determination to make a grand discovery began to waver.Id: Tiba-tiba, ia menyadari bahwa ada cara lain.En: Suddenly, he realized there was another way.Id: Setelah perdebatan yang panjang dan penuh emosi, Rizwan membuat keputusan.En: After a long and emotional debate, Rizwan made a decision.Id: "Baiklah, Amara.En: "Alright, Amara.Id: Kita akan mendokumentasikan temuan kita tanpa merusak candi.En: We'll document our findings without damaging the temple.Id: Aku ingin menjaga tempat ini sebagaimana adanya," ujarnya akhirnya.En: I want to preserve this place as it is," he finally said.Id: Dengan keputusan itu, Rizwan dan Amara bekerja sama.En: With that decision, Rizwan and Amara worked together.Id: Mereka menggunakan teknik non-invasif untuk mempelajari lebih lanjut tentang candi.En: They used non-invasive techniques to learn more about the temple.Id: Rizwan belajar menghargai pentingnya menjaga keutuhan sejarah, sementara Amara merasa lega bahwa candi tetap dilestarikan.En: Rizwan learned to appreciate the importance of preserving historical integrity, while Amara felt relieved that the temple remained preserved.Id: Kini, Rizwan melihat Borobudur bukan hanya sebagai objek studi arkeologi tapi juga sebagai simbol penting dari sejarah dan budaya yang harus selalu dihormati dan dijaga.En: Now, Rizwan saw Borobudur not just as an archaeological study object but also as an important symbol of history and culture that must always be respected and preserved.Id: Hujan terus turun dengan lembut, seolah-olah turut menyetujui kedamaian yang baru saja tercipta.En: The rain continued to fall gently, as if in agreement with the newly formed peace.Id: Di bawah naungan candi megah ini, dua jiwa telah menemukan harmoni antara ilmu pengetahuan dan tradisi.En: Under the shadow of...
    Más Menos
    17 m
  • Adventure Interrupted: A Lesson in Friendship at Borobudur
    Feb 16 2026
    Fluent Fiction - Indonesian: Adventure Interrupted: A Lesson in Friendship at Borobudur Find the full episode transcript, vocabulary words, and more:fluentfiction.com/id/episode/2026-02-16-23-34-02-id Story Transcript:Id: Langit di atas Candi Borobudur tampak gelap.En: The sky above Candi Borobudur looked dark.Id: Awan mulai menggantung rendah, pertanda hujan akan turun.En: Clouds began to hang low, a sign that rain would soon fall.Id: Dewi berdiri di sana dengan Rahmat, temannya yang setia.En: Dewi stood there with Rahmat, her faithful friend.Id: Mereka terpesona dengan keajaiban candi kuno itu.En: They were captivated by the wonder of the ancient temple.Id: Ukiran-ukiran batu yang rumit bercerita tentang kisah-kisah zaman dahulu.En: The intricate stone carvings told stories of old times.Id: Di sekelilingnya ada pepohonan hijau yang lebat, tampak lebih segar dan bersinar di bawah sinar hujan yang turun.En: Surrounding them were dense green trees, appearing fresher and shining beneath the falling rain.Id: Dewi, wanita yang selalu ingin tahu dan suka berpetualang, tak mau melewatkan setiap sudut candi megah ini.En: Dewi, a woman who is always curious and loves adventure, didn't want to miss every corner of the magnificent temple.Id: Namun, tiba-tiba, Dewi mulai merasa aneh.En: However, suddenly, Dewi started to feel strange.Id: Hidungnya gatal dan napasnya tersengal-sengal.En: Her nose was itching and her breath was short.Id: Mata Rahmat tertuju pada Dewi, merasa khawatir.En: Rahmat's eyes turned to Dewi, feeling worried.Id: “Kau baik-baik saja?En: "Are you alright?"Id: ” tanya Rahmat, suaranya tenang namun penuh perhatian.En: asked Rahmat, his voice calm yet full of concern.Id: Dewi mengangguk, walau dalam hati dia tahu gejala alerginya mulai kambuh.En: Dewi nodded, although in her heart she knew her allergy symptoms were starting to flare up.Id: Rahmat, yang selalu berjaga-jaga, segera mencari sesuatu di dalam tas ranselnya.En: Rahmat, ever vigilant, immediately searched for something in his backpack.Id: Dia tahu betul sahabatnya itu sering mengalami alergi, dan di musim hujan seperti ini, situasinya bisa lebih buruk.En: He knew well that his friend often suffered from allergies, and in the rainy season like this, the situation could be worse.Id: “Dewi, kita perlu mencari bantuan sekarang.En: "Dewi, we need to seek help now.Id: Aku tahu kau ingin selesai menjelajah, tapi kesehatanmu lebih penting,” kata Rahmat tegas.En: I know you want to finish exploring, but your health is more important," said Rahmat firmly.Id: Namun, kepala Dewi berbisik lain.En: However, Dewi's head whispered otherwise.Id: Ia ingin melihat lebih banyak, merasakan setiap sudut sejarah.En: She wanted to see more, to feel every corner of history.Id: Kakinya melangkah maju, menantang hujan yang makin deras.En: Her feet stepped forward, challenging the increasingly heavy rain.Id: Sampai tiba-tiba, langkahnya goyah—kesadarannya makin menipis.En: Then suddenly, her steps wobbled—her consciousness waning.Id: Rahmat menggenggam tangannya dengan erat, rasa khawatir makin menjadi-jadi.En: Rahmat held her hand tightly, his concern growing stronger.Id: Dengan cepat, Rahmat memandang sekeliling dan melihat papan penunjuk ke pos pertolongan pertama.En: Quickly, Rahmat looked around and saw a sign pointing to the first aid post.Id: Dia memapah Dewi menuju ke sana, berusaha menenangkan temannya sambil memacu langkah.En: He supported Dewi towards it, trying to calm his friend while quickening his pace.Id: Air hujan membasahi tanah dan batu, membuat setiap gundukan licin.En: The rain soaked the ground and stones, making every bump slippery.Id: Tapi Rahmat tak mau menyerah.En: But Rahmat refused to give up.Id: Sampai akhirnya mereka mencapai pos itu, tepat ketika Dewi hampir tumbang.En: Finally, they reached the post, just as Dewi almost collapsed.Id: Petugas medis langsung memberi penanganan.En: The medical staff immediately provided treatment.Id: Perlahan, kondisi Dewi mulai membaik.En: Slowly, Dewi's condition began to improve.Id: Rahmat duduk di samping Dewi, mengusap lembut punggungnya.En: Rahmat sat beside Dewi, gently rubbing her back.Id: “Terima kasih,” kata Dewi dengan suara parau, “Aku tahu kau bilang begitu untuk kebaikanku.En: "Thank you," Dewi said with a hoarse voice, "I know you said that for my good."Id: ”Rahmat tersenyum, “Kali ini biarkan petualangan kita selesai dengan aman dahulu, Dewi.En: Rahmat smiled, "This time, let our adventure end safely first, Dewi.Id: Ada banyak waktu lain untuk menjelajah.En: There is plenty of time to explore later."Id: ”Sambil menanti hujan reda, Dewi berpikir tentang pentingnya kesehatan.En: While waiting for the rain to subside, Dewi thought about the importance of health.Id: Petualangan bisa menunggu, pikirnya.En: Adventure can wait, she thought.Id: Melihat sahabatnya yang selalu siap untuk membantu, ia merasa bersyukur.En: Seeing her friend always ready to help, she felt ...
    Más Menos
    18 m