Episodios

  • Finding Home: Rina's Journey in Jakarta's Welcoming Embrace
    Jan 6 2026
    Fluent Fiction - Indonesian: Finding Home: Rina's Journey in Jakarta's Welcoming Embrace Find the full episode transcript, vocabulary words, and more:fluentfiction.com/id/episode/2026-01-06-08-38-20-id Story Transcript:Id: Hujan turun dengan lembut di luar jendela kedai kopi kecil di sudut jalan Jakarta.En: The rain fell gently outside the window of the small coffee shop at the corner of a Jakarta street.Id: Cahaya hangat menembus kaca, memberikan suasana nyaman di tengah kesibukan kota.En: Warm light penetrated the glass, providing a cozy atmosphere in the midst of the city's hustle and bustle.Id: Aroma kopi segar dan kue-kue panggang memenuhi ruangan, membuat siapa pun yang masuk merasa tenang.En: The aroma of fresh coffee and baked pastries filled the room, making anyone entering feel at ease.Id: Rina duduk di bangku kayu dekat jendela, menatap ke luar.En: Rina sat on a wooden bench near the window, gazing outside.Id: Dia baru saja pindah ke Jakarta untuk pekerjaan baru.En: She had just moved to Jakarta for a new job.Id: Meski mencoba tersenyum di depan teman-temannya, dalam hatinya Rina merasa terasing dan rindu kampung halaman.En: Although she tried to smile in front of her friends, in her heart Rina felt alienated and homesick.Id: Di hadapannya duduk Arya dan Lina.En: In front of her sat Arya and Lina.Id: Mereka berbincang santai sambil menikmati kopi hangat mereka.En: They chatted casually while enjoying their warm coffee.Id: "Bagaimana sama pekerjaan barumu, Rina?En: "How is your new job, Rina?Id: Sudah betah di Jakarta?En: Have you settled into Jakarta?"Id: " tanya Arya sambil menyesap cappuccinonya.En: Arya asked while sipping his cappuccino.Id: Rina tersenyum kecil.En: Rina gave a small smile.Id: "Masih adaptasi, tapi semuanya baik-baik saja," jawabnya, berusaha tampak ceria.En: "I'm still adapting, but everything's okay," she replied, trying to appear cheerful.Id: Namun, di dalam hatinya, ada rasa cemas yang tidak bisa ia enyahkan.En: However, inside, there was an anxiety she couldn't shake off.Id: Ia merasa tertekan dengan tuntutan pekerjaannya yang baru.En: She felt pressured by her new work demands.Id: Selain itu, Jakarta terasa begitu ramai dan asing baginya.En: Additionally, Jakarta seemed so crowded and unfamiliar to her.Id: Lina yang sedang memotong kue yang dipanggannya di rumah menatap Rina dengan penuh perhatian.En: Lina, who was slicing a cake she had baked at home, looked at Rina attentively.Id: "Kalau ada apa-apa, bilang saja.En: "If there's anything, just tell us.Id: Kita kan teman.En: We are friends, after all.Id: Apalagi sebentar lagi tahun baru dan Imlek, saatnya berkumpul dan berbagi cerita," ujarnya lembut.En: Especially with the New Year and Imlek approaching, it's a time to gather and share stories," she said gently.Id: Percakapan terus bergulir.En: The conversation continued.Id: Mereka berbicara tentang rencana liburan tahun baru dan perayaan Imlek.En: They talked about plans for the New Year holidays and Imlek celebrations.Id: Rina mendengarkan sambil mencoba menyembunyikan rasa kesepiannya yang mendalam.En: Rina listened while trying to hide her profound loneliness.Id: Namun, lama-kelamaan, rasa itu mendesak keluar.En: However, eventually, that feeling pushed its way out.Id: Di tengah obrolan riang teman-temannya, Rina tak sengaja berkata, "Kadang aku merasa sendirian di sini.En: In the middle of her friends' cheerful chatter, Rina accidentally said, "Sometimes I feel alone here."Id: "Kedua temannya terdiam, menatapnya dengan terkejut tetapi penuh empati.En: Her two friends fell silent, looking at her with surprise but full of empathy.Id: Arya meletakkan cangkirnya, "Rina, kami ada di sini untukmu.En: Arya put down his cup, "Rina, we're here for you.Id: Waktu pindah ke Jakarta dulu, aku juga merasa hilang.En: When I first moved to Jakarta, I felt lost too.Id: Tapi kita bisa melaluinya bersama.En: But we can get through it together."Id: "Lina mengangguk setuju.En: Lina nodded in agreement.Id: "Aku juga.En: "Me too.Id: Saat baru sampai, semua terasa asing.En: When I first arrived, everything felt strange.Id: Tapi lama-lama, Jakarta jadi rumah kedua.En: But gradually, Jakarta became a second home."Id: "Rina merasa lega, beban di dadanya seakan berkurang.En: Rina felt relieved, the burden in her chest seemed to lighten.Id: "Terima kasih.En: "Thank you.Id: Aku akan mencoba lebih terbuka.En: I'll try to be more open.Id: Mungkin kalian benar, aku butuh waktu.En: Maybe you're right, I need time."Id: "Mereka melanjutkan obrolan, kini dengan lebih banyak tawa dan cerita.En: They continued their conversation, now with more laughter and stories.Id: Di luar, hujan masih menyapa jendela.En: Outside, the rain still greeted the window.Id: Namun, dalam kedai kopi tersebut, Rina merasa lebih hangat dan diterima.En: However, inside that coffee shop, Rina felt warmer and accepted.Id: Perlahan, ia menyadari bahwa di tengah kesibukan Jakarta, ada tempat bagi dirinya.En: Slowly, she ...
    Más Menos
    19 m
  • Shopping Smarts at the Vibrant Pasar: A Tale of Bargains & Joy
    Jan 5 2026
    Fluent Fiction - Indonesian: Shopping Smarts at the Vibrant Pasar: A Tale of Bargains & Joy Find the full episode transcript, vocabulary words, and more:fluentfiction.com/id/episode/2026-01-05-23-34-02-id Story Transcript:Id: Pasar yang cerah itu penuh semangat dan warna-warni.En: The bright pasar was full of energy and vibrant colors.Id: Dengan hiruk-pikuk kehidupan, tempat ini menjadi pusat perhatian bagi banyak orang yang ingin berbelanja.En: With the hustle and bustle of life, this place became a focal point for many people wanting to shop.Id: Aroma makanan jalanan mengundang setiap orang yang lewat.En: The aroma of street food enticed everyone passing by.Id: Rini, Chandra, dan Aisyah berjalan melalui kerumunan, mata tertuju pada setiap lapak yang mereka lewati.En: Rini, Chandra, and Aisyah walked through the crowd, eyes fixed on every stall they passed.Id: Rini, seorang ibu yang praktis, memimpin jalan dengan daftar belanja di tangan.En: Rini, a practical mother, led the way with a shopping list in hand.Id: Dia tahu musim hujan akan segera tiba dan dia harus mempersiapkan semuanya dengan baik.En: She knew the rainy season would soon arrive, and she needed to prepare everything well.Id: Dalam hatinya, dia berharap bisa menemukan barang-barang tahan lama tanpa menguras dompet.En: In her heart, she hoped to find durable goods without draining her wallet.Id: Setiap kali melewati lapak yang menjual jas hujan atau sepatu bot, mata Chandra dan Aisyah bersinar.En: Every time they passed a stall selling raincoats or boots, Chandra and Aisyah's eyes lit up.Id: Mereka tertarik pada barang berwarna cerah dan modis.En: They were attracted to the bright and fashionable items.Id: Tapi, Rini tahu mereka perlu barang yang tahan lama, bukan sekadar cantik.En: But Rini knew they needed durable things, not just pretty ones.Id: “Harga barang ini sedikit mahal, kita harus cerdas memilih,” bisik Rini pada anak-anaknya.En: “The price of these items is a bit high, we need to be smart in choosing,” Rini whispered to her children.Id: Chandra menunjuk sepatu bot bergaya, sementara Aisyah menginginkan jas hujan berwarna cerah.En: Chandra pointed at a stylish pair of boots, while Aisyah wanted a brightly colored raincoat.Id: Rini bingung, ingin memenuhi keinginan anak-anaknya, tapi juga harus memastikan barang yang dibeli bisa tahan lama.En: Rini was confused, wanting to fulfill her children's desires but also needing to ensure that the items purchased could last.Id: Pilihan ini membuat Rini berpikir keras.En: This choice made Rini think hard.Id: Di tengah keraguannya, Rini melihat sebuah lapak kecil yang baru saja dibuka.En: In the midst of her hesitation, Rini saw a small newly opened stall.Id: Penjualnya, seorang kakek tua, menawarkan barang-barang kualitas tinggi dengan harga miring.En: The seller, an old grandfather, offered high-quality goods at a bargain price.Id: Dengan senyuman, dia berkata, “Hanya hari ini saja, Bu, diskon khusus.”En: With a smile, he said, “Just for today, Ma'am, a special discount.”Id: Keberuntungan pun berpihak pada Rini.En: Luck was on Rini's side.Id: Dengan keahlian menawarnya yang cerdik, ia berhasil mendapatkan jas hujan dan sepatu bot berkualitas dengan harga pas.En: With her clever bargaining skills, she managed to get quality raincoats and boots at a fair price.Id: Rini merasa senang, membayangkan keluarganya terlindungi saat hujan datang.En: Rini felt happy, imagining her family protected when the rain comes.Id: Ketika semua barang telah dibeli, Rini merasa lega.En: When all the items were purchased, Rini felt relieved.Id: Dengan senyuman, dia berkata pada Chandra dan Aisyah, “Kita dapat barang bagus dan tetap hemat.En: Smiling, she said to Chandra and Aisyah, “We got good items and still saved money.Id: Ibu senang bisa berhemat untuk hal penting lainnya.”En: Mom is happy to save for other important things.”Id: Di akhir hari, Rini belajar bahwa kesabaran dan kemampuan menawar bisa menjadi kunci untuk menyeimbangkan kebutuhan praktis dan keinginan anak-anaknya.En: At the end of the day, Rini learned that patience and bargaining skills could be key to balancing practical needs and her children's desires.Id: Dengan hati yang penuh rasa syukur, mereka pulang membawa belanjaan, siap menghadapi musim hujan.En: With a heart full of gratitude, they went home with their purchases, ready to face the rainy season.Id: Pasar yang cerah bukan hanya tentang berbelanja, tetapi juga tempat belajar dan mendewasakan diri.En: The bright pasar was not just about shopping, but also a place to learn and grow.Id: Dan kini, keluarga Rini siap menyambut musim hujan dengan persiapan yang matang, tanpa perlu khawatir akan anggaran.En: And now, Rini's family is ready to welcome the rainy season with well-preparedness, without a need to worry about the budget. Vocabulary Words:bright: cerahfull of energy: penuh semangathustle and bustle: hiruk-pikukfocal point: pusat perhatianenticed: ...
    Más Menos
    16 m
  • Unexpected Sparks at Pasar Tanah Abang: A Rainy Day Connection
    Jan 5 2026
    Fluent Fiction - Indonesian: Unexpected Sparks at Pasar Tanah Abang: A Rainy Day Connection Find the full episode transcript, vocabulary words, and more:fluentfiction.com/id/episode/2026-01-05-08-38-20-id Story Transcript:Id: Suasana di Pasar Tanah Abang hari itu sangat ramai.En: The atmosphere at Pasar Tanah Abang that day was very crowded.Id: Pengunjung lalu-lalang di antara deretan kios yang penuh warna-warni kain dan rempah.En: Visitors bustled between rows of kiosks filled with colorful fabrics and spices.Id: Aroma masakan tercium dari warung makanan terdekat.En: The aroma of food could be smelled from the nearby food stalls.Id: Langit mendung menggantung di atas, menandakan hujan akan segera turun.En: Cloudy skies hung above, indicating that rain would soon fall.Id: Rini, seorang desainer batik yang penuh semangat, berjalan di antara kerumunan.En: Rini, a batik designer full of enthusiasm, walked among the crowd.Id: Matanya berbinar melihat beragam motif yang dipajang.En: Her eyes sparkled at the sight of the various patterns on display.Id: Dia berharap menemukan inspirasi untuk koleksi batiknya yang baru.En: She hoped to find inspiration for her new batik collection.Id: Namun, luasnya pilihan membuatnya merasa sedikit kewalahan.En: However, the vast selection made her feel a bit overwhelmed.Id: Di sisi lain pasar, Adi, seorang calon koki muda, sedang memburu rempah eksotis.En: On the other side of the market, Adi, a young aspiring chef, was on the hunt for exotic spices.Id: Dia ingin menemukan rasa yang dapat membuat masakannya berbeda.En: He wanted to find flavors that would make his cooking stand out.Id: Namun, seperti Rini, keragaman yang ada membuatnya bingung harus memilih yang mana.En: However, like Rini, the diversity before him left him confused about which to choose.Id: Tiba-tiba, langit menumpahkan hujannya.En: Suddenly, the sky unleashed its rain.Id: Pengunjung panik mencari tempat berteduh.En: Visitors panicked, searching for shelter.Id: Rini segera berlarian menuju warung makan kecil.En: Rini quickly ran toward a small food stall.Id: Adi, dengan keresek penuh rempah, juga bergerak ke arah yang sama.En: Adi, with a plastic bag full of spices, also moved in the same direction.Id: Di depan warung, mereka hampir bertabrakan.En: In front of the stall, they nearly collided.Id: "Sori!En: "Sori!"Id: " kata Rini, sedikit terengah.En: said Rini, slightly out of breath.Id: Adi hanya tersenyum malu sambil berkata, "Gak apa-apa.En: Adi just smiled shyly and said, "Gak apa-apa."Id: "Di bawah naungan terpal, mereka berdua berdiri berdesakan.En: Under the tarp, the two of them stood squeezed together.Id: Rini terlihat kesal karena sempitnya tempat.En: Rini looked annoyed by the cramped space.Id: Melihat itu, Adi memberanikan diri memulai percakapan.En: Seeing this, Adi mustered the courage to start a conversation.Id: "Cari apa di sini?En: "What are you looking for here?"Id: " tanyanya dengan sopan.En: he asked politely.Id: Rini menjelaskan impiannya tentang membuka butik dan bagaimana dia mencari motif batik unik.En: Rini explained her dream of opening a boutique and how she was searching for unique batik patterns.Id: Adi mendengarkan dengan antusias, lalu berbagi tentang mimpinya sebagai koki terkenal dan usahanya mencari rempah langka.En: Adi listened enthusiastically, then shared his dream of becoming a famous chef and his efforts to find rare spices.Id: Percakapan berlanjut, mengalir dengan sendirinya.En: The conversation continued, flowing naturally.Id: Mereka tertawa mendengar pengalaman masing-masing dan saling berbagi saran.En: They laughed at each other's experiences and shared advice.Id: Rini terpesona dengan wawasan Adi tentang rempah, sementara Adi terinspirasi oleh kreativitas Rini.En: Rini was fascinated by Adi's insights about spices, while Adi was inspired by Rini's creativity.Id: Tanpa disadari, mereka sudah berdiri berjam-jam di bawah hujan yang mulai mereda.En: Without realizing it, they had been standing for hours under the rain which was beginning to subside.Id: Setelah hujan berhenti, mereka bertukar kontak.En: After the rain stopped, they exchanged contacts.Id: "Aku pasti bantu promosi butikmu," kata Adi.En: "I'll definitely help promote your boutique," Adi said.Id: "Dan aku akan mencicipi semua masakan barumu," balas Rini.En: "And I'll try all your new dishes," replied Rini.Id: Mereka tersenyum, lalu berpisah dengan langkah yang lebih ringan dan percaya diri.En: They smiled, then parted ways with lighter and more confident steps.Id: Hari itu di Pasar Tanah Abang, dua jiwa bertemu secara tak sengaja.En: That day at Pasar Tanah Abang, two souls met by accident.Id: Dari percakapan sederhana di bawah terpaan hujan, lahirlah persahabatan baru yang penuh harapan.En: From a simple conversation beneath the falling rain, a new friendship full of hope was born.Id: Bersama, Rini dan Adi siap menjelajahi perjalanan masing-masing dengan semangat yang lebih besar.En: Together, Rini and ...
    Más Menos
    17 m
  • Unity in Crisis: Weathering the Storm with Tradition
    Jan 4 2026
    Fluent Fiction - Indonesian: Unity in Crisis: Weathering the Storm with Tradition Find the full episode transcript, vocabulary words, and more:fluentfiction.com/id/episode/2026-01-04-23-34-02-id Story Transcript:Id: Di salah satu sudut perumahan sederhana di Yogyakarta, hujan deras mengguyur tanpa henti.En: In one corner of a modest housing area in Yogyakarta, heavy rain poured incessantly.Id: Jalan-jalan sempit yang dipenuhi tanaman tropis mulai terendam, mempersulit setiap aktivitas warga.En: The narrow streets filled with tropical plants began to flood, complicating every resident's activities.Id: Di rumah sederhana bercat hijau, Rina tampak cemas.En: In a simple house painted green, Rina appeared anxious.Id: Putranya, Bayu, terbaring lemah di kamar dengan wajah pucat dan demam tinggi.En: Her son, Bayu, lay weak in his room with a pale face and high fever.Id: "Mungkin ini demam berdarah," pikir Rina sambil meraba dahi Bayu yang panas.En: "Maybe this is dengue fever," Rina thought as she felt Bayu's hot forehead.Id: Kekhawatiran makin memenuhi benaknya.En: Her anxiety grew.Id: Ia tahu betapa parahnya demam berdarah jika tidak segera ditangani.En: She knew how severe dengue fever could be if not treated immediately.Id: Namun, banjir membuat akses ke klinik menjadi sulit.En: However, the flood made access to the clinic difficult.Id: Selain itu, banyak tetangga juga melaporkan kehabisan stok obat di apotek.En: Additionally, many neighbors also reported running out of medicine supplies at the pharmacy.Id: Di tengah kebingungannya, Iman, tetangga sekaligus sahabat lama Rina, datang berkunjung.En: In the midst of her confusion, Iman, a neighbor and longtime friend of Rina, came to visit.Id: "Rina, bagaimana keadaan Bayu?En: "How is Bayu doing, Rina?"Id: " tanya Iman dengan nada lembut.En: asked Iman gently.Id: Rina menghela napas panjang.En: Rina sighed deeply.Id: "Demamnya tinggi sekali, Iman.En: "His fever is very high, Iman.Id: Aku khawatir.En: I'm worried."Id: "Melihat kecemasan Rina, Iman segera berpikir.En: Seeing Rina's anxiety, Iman quickly thought.Id: "Aku punya beberapa ramuan tradisional.En: "I have some traditional remedies.Id: Mungkin bisa membantu menurunkan demamnya sementara," usul Iman.En: Maybe they can help bring down his fever temporarily," suggested Iman.Id: Rina ragu.En: Rina hesitated.Id: Ia menginginkan Bayu mendapatkan perawatan medis yang tepat.En: She wanted Bayu to receive proper medical care.Id: Namun, kondisi banjir membuat segalanya serba mustahil.En: However, the flood conditions made everything almost impossible.Id: Ditengah gemuruh hujan, suara Bayu terdengar lemah memanggil ibunya.En: Amid the rumble of the rain, Bayu's weak voice was heard calling his mother.Id: "Bu, kepalaku pusing sekali," keluhnya.En: "Mom, my head feels really dizzy," he complained.Id: Rina semakin panik melihat Bayu menggigil dengan wajah merah padam.En: Rina panicked even more seeing Bayu shivering with a flushed red face.Id: Iman menepuk pundak Rina dengan tegas.En: Iman patted Rina's shoulder firmly.Id: "Kita coba dulu, ya.En: "Let's try it first.Id: Sambil menunggu jalan agak surut, siapa tahu bisa membantunya.En: While waiting for the water to recede a bit, it might help him," Iman insisted.Id: " Rina akhirnya setuju.En: Rina finally agreed.Id: Dia tahu dia harus bertindak cepat.En: She knew she had to act fast.Id: Iman segera mempersiapkan ramuan dari daun jambu, jeruk nipis, dan madu.En: Iman immediately prepared a remedy made from guava leaves, lime, and honey.Id: Di dapur yang sempit dan berawan aroma pedesaan, Rina membantu Iman memasak ramuan tersebut.En: In the small kitchen with a rural aroma, Rina helped Iman cook the concoction.Id: Sementara itu, tetangga lain yang mendengar situasi Bayu ikut datang membawa tambahan bahan-bahan alami yang bisa digunakan.En: Meanwhile, other neighbors who heard about Bayu's situation came bringing additional natural ingredients that could be used.Id: Dalam hitungan menit, ramuan siap saji.En: In a matter of minutes, the remedy was ready.Id: Rina menyuapi Bayu dengan sabar, berharap panas badannya segera turun.En: Rina patiently spoon-fed Bayu, hoping his fever would drop soon.Id: Warga yang lain pun berdoa agar Bayu segera membaik.En: Other residents also prayed for Bayu to get better quickly.Id: Malam itu, kerjasama dan kearifan lokal menghangatkan hati semua orang yang menyaksikannya.En: That night, the spirit of cooperation and local wisdom warmed the hearts of everyone witnessing it.Id: Beberapa jam kemudian, Bayu tampak lebih tenang, meski demamnya masih ada.En: A few hours later, Bayu seemed calmer, although his fever was still there.Id: Namun, Rina merasa lebih lega melihat Bayu bisa tertidur dengan tenang.En: However, Rina felt more relieved seeing Bayu able to sleep peacefully.Id: Ketika matahari pagi mengusik balik awan mendung, kabar baik datang.En: When the morning sun gently disturbed the overcast sky, good news arrived.Id: Sebuah klinik ...
    Más Menos
    20 m
  • Artistry in the Rain: Adi's Batik Breakthrough in Yogyakarta
    Jan 4 2026
    Fluent Fiction - Indonesian: Artistry in the Rain: Adi's Batik Breakthrough in Yogyakarta Find the full episode transcript, vocabulary words, and more:fluentfiction.com/id/episode/2026-01-04-08-38-19-id Story Transcript:Id: Di tengah hiruk-pikuk pasar jalanan di Yogyakarta yang penuh warna dan aroma khas, Adi berdiri dengan penuh harap di samping gerobak kecilnya yang penuh dengan syal batik buatan tangan.En: In the midst of the hustle and bustle of the street market in Yogyakarta, filled with its distinctive colors and aromas, Adi stood with hopeful eyes beside his small cart filled with handmade batik scarves.Id: Adi, seorang pengrajin muda yang berdedikasi untuk melestarikan teknik tradisional batik, menatap langit yang mulai mendung dengan sedikit cemas.En: Adi, a young artisan dedicated to preserving the traditional batik techniques, gazed anxiously at the sky which was beginning to cloud over.Id: Sudah beberapa hari ini hujan tak hentinya mengguyur kota, membuat jalanan pasar semakin basah dan bergelombang.En: It had been raining continuously for days in the city, making the market streets increasingly wet and uneven.Id: Para pedagang lain di sekitar menjajakan barang-barang mereka dengan penuh semangat.En: The other vendors around him enthusiastically hawked their goods.Id: Kain murah dari pabrik dan barang elektronik memenuhi banyak stan, membuat Adi merasa syalnya yang rumit dan penuh seni seolah tenggelam di antara keramaian.En: Cheap factory-made fabrics and electronic goods filled many of the stalls, making Adi feel as though his intricate and artistic scarves were getting lost in the crowd.Id: Dia merasa kecewa, tapi tekadnya tak pudar.En: He felt disappointed, but his resolve did not waver.Id: Adi punya misi: ia harus menjual cukup banyak syal agar bisa terus hidup dari kerajinan warisan budaya ini.En: Adi had a mission: he had to sell enough scarves to continue living from this cultural heritage craft.Id: Namun, hujan seringkali mengusir para pelanggan yang sudah sedikit.En: However, the rain often drove away the already sparse customers.Id: Adi tahu ia harus mencari cara untuk menarik perhatian orang-orang yang berlalu-lalang.En: Adi knew he needed to find a way to attract the attention of passersby.Id: Ia memutuskan untuk memamerkan proses membuat batik di depan pengunjung.En: He decided to showcase the batik-making process in front of the visitors.Id: Dengan penuh percaya diri, Adi mulai menyiapkan alat-alatnya, menunjukkan setiap langkah dan detail, berharap keindahan kerja tangannya dapat berbicara sendiri.En: With full confidence, Adi began setting up his tools, demonstrating each step and detail, hoping the beauty of his handiwork would speak for itself.Id: Kerumunan kecil mulai terbentuk saat beberapa orang penasaran berhenti untuk menonton.En: A small crowd began to form as a few curious onlookers stopped to watch.Id: Tapi harga syalnya tetap menjadi ganjalan bagi kebanyakan orang yang lebih memilih barang lebih murah.En: But the price of his scarves remained a sticking point for most people who preferred cheaper goods.Id: Terlintas di pikiran Adi untuk memberikan diskon, tapi ia khawatir itu akan merendahkan nilainya.En: Adi considered giving a discount but worried it would devalue the quality.Id: Tiba-tiba, hujan deras mengguyur.En: Suddenly, heavy rain poured down.Id: Air membasahi semua yang ada, termasuk stan Adi.En: Water soaked everything, including Adi's stall.Id: Dalam sekejap, dia harus berpikir cepat.En: In an instant, he had to think quickly.Id: Dengan sigap, Adi mengangkat beberapa syal dan mengguncang-guncangkannya di bawah hujan, memperlihatkan bagaimana syalnya yang berkualitas tinggi itu tahan air.En: Nimbly, Adi grabbed several scarves and shook them under the rain, showing how his high-quality scarves were waterproof.Id: Pengunjung yang awalnya berlarian mencari perlindungan, perlahan kembali, terpesona melihat kain batik yang tak rusak oleh air.En: Visitors who initially ran for cover slowly returned, fascinated to see the batik fabric that wasn't damaged by water.Id: Di tengah kerumunan, Rina, seorang pemilik butik lokal, tertarik melihat syal Adi.En: Amid the crowd, Rina, a local boutique owner, was interested in Adi's scarves.Id: “Hebat sekali!En: "Amazing!Id: Kualitas dan ketahanan seperti ini yang selama ini saya cari,” kata Rina, matanya berbinar-binar.En: This is the quality and durability I've been looking for all this time," said Rina, her eyes sparkling.Id: Rina kemudian menawarkan Adi sebuah kemitraan untuk menjual syal-syal tersebut di butiknya sepanjang tahun.En: Rina then offered Adi a partnership to sell the scarves in her boutique year-round.Id: Adi merasa lega dan bangga.En: Adi felt relief and pride.Id: Kepercayaan diri kembali mengalir dalam dirinya.En: Confidence flowed back into him.Id: Kini, dia tahu bahwa kreativitas dan ketekunannya berbuah manis, dan dia bisa terus mempertahankan tradisi batik dengan cara yang unik.En: Now, he ...
    Más Menos
    17 m
  • Harnessing Team Synergy: A Rain-Soaked Mission in Jakarta
    Jan 3 2026
    Fluent Fiction - Indonesian: Harnessing Team Synergy: A Rain-Soaked Mission in Jakarta Find the full episode transcript, vocabulary words, and more:fluentfiction.com/id/episode/2026-01-03-23-34-02-id Story Transcript:Id: Di tengah gemuruh petir dan hujan deras, kesibukan di Jakarta tidak pernah berhenti.En: Amid the roar of thunder and heavy rain, the hustle and bustle of Jakarta never stops.Id: Gedung-gedung tinggi seolah menembus langit, sementara mobil-mobil memenuhi jalanan.En: The tall buildings seem to pierce the sky, while cars fill the streets.Id: Di dalam salah satu gedung perkantoran, sebuah tim kecil tengah berjuang melawan waktu.En: Inside one of the office buildings, a small team is battling against time.Id: Di lantai sembilan, Sari duduk di depan laptopnya.En: On the ninth floor, Sari sits in front of her laptop.Id: Ia adalah manajer proyek yang ambisius.En: She is an ambitious project manager.Id: Setelah libur Tahun Baru, ia harus memimpin tim untuk menyelesaikan peluncuran aplikasi baru.En: After the New Year holiday, she must lead the team to complete the launch of a new application.Id: Sari ingin membuktikan kemampuan dirinya di hadapan direktur perusahaan.En: Sari wants to prove her capabilities in front of the company's directors.Id: Namun, masalah muncul.En: However, problems arise.Id: Adi, pemrogram yang berbakat, sedang gelisah.En: Adi, a talented programmer, is feeling uneasy.Id: Ia dihadapkan pada kode yang kompleks, dan rasa ragu sering menghantuinya.En: He is confronted with complex code, and doubts often haunt him.Id: Sementara itu, Putri, desainer kreatif, ingin idenya mendapat apresiasi yang layak.En: Meanwhile, Putri, a creative designer, wants her ideas to receive the recognition they deserve.Id: Mereka bertiga harus menemukan cara untuk menyelesaikan proyek ini tepat waktu.En: The three of them must find a way to finish this project on time.Id: "Kenapa kodenya tidak jalan-jalan, ya?En: "Why isn't the code working?"Id: " gerutu Adi, tatapan matanya terus fokus pada layar komputer.En: grumbled Adi, his eyes continually focused on the computer screen.Id: Sari menarik napas panjang.En: Sari took a deep breath.Id: "Kita harus bisa," katanya memberi semangat.En: "We have to make it," she said encouragingly.Id: "Putri, bagaimana desainmu?En: "Putri, how's your design?"Id: "Putri menatap Sari dengan mata berbinar.En: Putri looked at Sari with bright eyes.Id: "Aku punya ide yang bisa kita coba.En: "I have an idea we can try.Id: Mungkin ini bisa membuat aplikasi lebih menarik.En: Maybe this can make the application more appealing."Id: "Hari berlalu, tetapi tekanan makin meningkat.En: Days passed, but the pressure kept increasing.Id: Hujan di luar semakin deras, seolah menggambarkan kesulitan tim.En: The rain outside grew heavier, as if reflecting the team's difficulties.Id: Sari berpikir keras.En: Sari thought hard.Id: Ia sadar, mendorong tim lebih keras bukanlah solusi.En: She realized that pushing the team harder wasn't the solution.Id: Mereka butuh inspirasi, bukan tekanan.En: They needed inspiration, not pressure.Id: Kemudian, saat malam tiba dengan hujan yang masih mengguyur, tiba-tiba Sari mendapat ide.En: Then, as night fell with the rain still pouring, suddenly Sari got an idea.Id: Ia menghampiri Adi.En: She approached Adi.Id: "Adi, bagaimana kalau kita coba ubah pendekatan kita?En: "Adi, how about we change our approach?Id: Mungkin caranya harus kita ganti.En: Maybe we should switch tactics.Id: Ayo kita cari solusi bersama," usul Sari.En: Let's find a solution together," suggested Sari.Id: Mendengar keyakinan Sari, Adi pun merespons, "Baiklah, mari kita coba.En: Hearing Sari's confidence, Adi responded, "Alright, let's give it a try."Id: "Dengan ide baru, Adi bekerja lebih fokus.En: With new ideas, Adi worked more focused.Id: Putri pun menyempurnakan desainnya yang kini menyatu dengan konsep aplikasi.En: Putri also refined her design, which now blended with the application concept.Id: Hujan terus turun, tetapi di dalam tim seolah ada pencerahan.En: The rain continued to fall, but within the team, there seemed to be an enlightenment.Id: Esok paginya, hujan telah reda.En: The next morning, the rain had subsided.Id: Tim merasa lega, setelah melalui malam yang panjang dan menegangkan.En: The team felt relieved, after a long and tense night.Id: Aplikasi mereka siap diluncurkan.En: Their application was ready for launch.Id: Ketika hari peluncuran tiba, semua direktur kagum dengan hasil kerja keras tim Sari.En: When the launch day arrived, all the directors were amazed by the hard work of Sari's team.Id: Mereka memuji aplikasi tersebut, memberikan pengakuan atas upaya dan kreativitas tim.En: They praised the application, giving recognition to the team's efforts and creativity.Id: Sari tersenyum, merasakan kebanggaan.En: Sari smiled, feeling proud.Id: Ia belajar pentingnya kerja sama dan menghargai keunikan setiap anggota tim.En: She learned the importance of teamwork and ...
    Más Menos
    19 m
  • Andi's Architectural Breakthrough in Jakarta's Heart
    Jan 3 2026
    Fluent Fiction - Indonesian: Andi's Architectural Breakthrough in Jakarta's Heart Find the full episode transcript, vocabulary words, and more:fluentfiction.com/id/episode/2026-01-03-08-38-20-id Story Transcript:Id: Di tengah gemerlap Kota Jakarta, tepat di sebuah taman kota yang nyaman, keluarga besar Andi berkumpul.En: In the midst of the sparkling city of Jakarta, right in a cozy city park, keluarga besar Andi gathered.Id: Pohon-pohon tinggi memberikan naungan, dan dekorasi warna-warni dari perayaan Tahun Baru masih menggantung.En: Tall trees provided shade, and the colorful decorations from the New Year celebration still hung.Id: Suara obrolan dan tawa memenuhi udara musim panas, bercampur dengan dengungan lalu lintas kota yang tidak pernah tidur.En: The sound of conversation and laughter filled the summer air, mingling with the hum of the city's never-sleeping traffic.Id: Andi, seorang arsitek muda dengan mata penuh harapan, duduk di salah satu bangku taman.En: Andi, a young architect with hopeful eyes, sat on one of the park benches.Id: Di sekitarnya, keluarganya bercakap-cakap riuh.En: Around him, his family was chatting lively.Id: Kakaknya, Budi, baru saja memulai usaha baru dan Sari, adik perempuannya, mendapat promosi di pekerjaannya.En: His older brother, Budi, had just started a new business, and his younger sister, Sari, had received a promotion at her job.Id: Keduanya sibuk saling berbagi cerita sukses.En: Both were busy sharing their success stories.Id: Andi merasa bayangan mereka begitu besar, tetapi ia memiliki sebongkah kebanggaan yang siap dibagikan.En: Andi felt their shadows so large, but he had a nugget of pride ready to share.Id: Sebuah cetak biru terlipat rapi di dalam tasnya.En: A blueprint was neatly folded inside his bag.Id: Ini adalah proyek terbaru yang telah digarapnya dengan penuh dedikasi.En: It was his latest project, which he had worked on with full dedication.Id: Ia berharap bisa membicarakannya, tetapi setiap kali mencoba, perhatiannya teralihkan oleh cerita sukses saudara-saudaranya.En: He hoped to talk about it, but every time he tried, his attention was diverted by his siblings' success stories.Id: Mereka tampak terburu-buru, sibuk menikmati cerita masing-masing.En: They seemed rushed, busy enjoying each other's tales.Id: Di sela keramaian dan tawa, Andi menarik napas panjang.En: Amidst the chatter and laughter, Andi took a deep breath.Id: "Ini saatnya," pikirnya.En: "It's time," he thought.Id: Ketika percakapan mulai mereda, Andi berdiri.En: As the conversation began to dim, Andi stood up.Id: Suaranya mungkin sedikit bergetar, tetapi tekadnya kuat.En: His voice might have quivered slightly, but his determination was strong.Id: "Saya ingin menunjukkan sesuatu," katanya dengan lantang, mengundang perhatian.En: "I want to show you something," he said loudly, drawing attention.Id: Mata keluarganya beralih padanya.En: His family's eyes turned toward him.Id: Dengan hati-hati, Andi membuka cetakannya dan mulai menjelaskan.En: Carefully, Andi unfolded his blueprint and began explaining.Id: Proyek tersebut adalah desain bangunan ramah lingkungan, inovatif dan efisien.En: The project was an eco-friendly building design, innovative and efficient.Id: Kata-katanya mengalir dengan penuh semangat, menjelaskan setiap detail dengan lava api semangat yang jarang terlihat.En: His words flowed with enthusiasm, explaining every detail with a fiery passion rarely seen.Id: Sejenak, keheningan menggantung di udara.En: For a moment, silence hung in the air.Id: Lalu, tepuk tangan perlahan mulai terdengar.En: Then, applause slowly began to rise.Id: Budi dan Sari saling pandang, lalu menoleh ke arah Andi dengan senyum lebar.En: Budi and Sari looked at each other, then turned to Andi with wide smiles.Id: "Proyekmu luar biasa, Andi," kata Budi.En: "Your project is amazing, Andi," said Budi.Id: "Ini benar-benar kreatif," tambah Sari kagum.En: "It's truly creative," added Sari, impressed.Id: Mendapatkan pujian dari mereka, Andi merasakan kelegaan dan kegembiraan yang meluap.En: Receiving compliments from them, Andi felt a surge of relief and joy.Id: Di tengah kegembiraan, ia sadar bahwa pengakuan ini adalah bonus.En: In the midst of the excitement, he realized that this recognition was a bonus.Id: Yang terpenting, ia menyadari bahwa dedikasi dan cintanya pada pekerjaan ini lebih berharga dari sekedar pengakuan.En: Most importantly, he realized that his dedication and love for this work were more valuable than just acknowledgment.Id: Hari itu, di tengah nuansa perayaan Tahun Baru, Andi tidak hanya menunjukkan proyeknya.En: That day, amidst the ambiance of the New Year celebration, Andi not only presented his project.Id: Ia membuktikan pada dirinya sendiri bahwa ia mampu berdiri dengan kepala tegak, tidak terpengaruh bayangan kesuksesan orang lain.En: He proved to himself that he could stand tall, unaffected by the shadows of others’ successes.Id: Sebuah ikatan baru terjalin erat di antara ...
    Más Menos
    17 m
  • Rekindling Bonds: A Sibling's Journey Amidst Bali's Serenity
    Jan 2 2026
    Fluent Fiction - Indonesian: Rekindling Bonds: A Sibling's Journey Amidst Bali's Serenity Find the full episode transcript, vocabulary words, and more:fluentfiction.com/id/episode/2026-01-02-23-34-02-id Story Transcript:Id: Gemuruh air terjun terdengar dari jauh, mengiringi denting kecil gamelan yang dimainkan di sekitar Pura Air Bali.En: The roar of the waterfall was audible from afar, accompanying the gentle chimes of the gamelan being played around the Pura Air Bali.Id: Dekorasi meriah menyambut Galungan, hari raya besar di Bali.En: Festive decorations welcomed Galungan, a major holiday in Bali.Id: Pura itu dikelilingi pepohonan hijau yang subur, menambah kesan damai.En: The Pura was surrounded by lush green trees, adding to the peaceful impression.Id: Di bawah terik matahari musim panas, dua saudara, Adi dan Maya, melangkah perlahan menuju pura.En: Under the scorching summer sun, two siblings, Adi and Maya, stepped slowly toward the pura.Id: Adi, dengan langkah hati-hati, merasakan beban berat di hatinya.En: Adi, with careful steps, felt a heavy burden on his heart.Id: Bertahun-tahun dia dan Maya terpisah.En: For years, he and Maya had been apart.Id: Luka lama masih terasa.En: Old wounds still lingered.Id: Dia skeptis.En: He was skeptical.Id: Bisakah hubungan mereka diperbaiki?En: Could their relationship be repaired?Id: Maya, di sisi lain, tampak ceria.En: Maya, on the other hand, seemed cheerful.Id: Dia menyimpan harapan besar untuk hari ini.En: She held high hopes for today.Id: Dia ingin meminta maaf dan memulai kembali bersama Adi.En: She wanted to apologize and start anew with Adi.Id: Di tengah keramaian, mereka berhenti di tepi kolam suci pura.En: Amidst the crowd, they stopped at the edge of the sacred pool of the pura.Id: Air mengalir lembut, menciptakan suasana hening.En: Water flowed gently, creating a serene atmosphere.Id: Adi menatap Maya dengan mata bertanya-tanya.En: Adi looked at Maya with questioning eyes.Id: "Kenapa sekarang?" pikirnya.En: "Why now?" he thought.Id: Namun, Maya, dengan senyum tulus, memecah kebisuan.En: However, Maya, with a sincere smile, broke the silence.Id: “Adi, aku menyesal atas apa yang terjadi dulu,” katanya lembut, suaranya hampir tenggelam oleh suara air.En: “Adi, I regret what happened in the past,” she said softly, her voice almost drowned by the sound of the water.Id: “Aku tidak mengerti bagaimana rasamu selama ini.En: “I didn’t understand how you felt all this time.Id: Tapi, aku ingin kita bisa kembali seperti dulu.”En: But, I want us to be like we used to be.”Id: Hati Adi berdebar.En: Adi's heart pounded.Id: Kata-kata Maya membangkitkan kenangan lama.En: Maya's words stirred old memories.Id: “Tidak mudah, Maya.En: “It’s not easy, Maya.Id: Ada banyak yang belum terkatakan.”En: There's a lot that's still unsaid.”Id: Maya mengangguk.En: Maya nodded.Id: Dia tahu perjalanan ini panjang.En: She knew this journey was long.Id: “Aku tidak akan memaksamu.En: “I won’t force you.Id: Tapi aku harap kita bisa mulai sedikit demi sedikit,” ucap Maya yakin.En: But I hope we can start slowly,” Maya said surely.Id: Ada harapan di matanya.En: There was hope in her eyes.Id: Harapan akan kesempatan kedua.En: Hope for a second chance.Id: Ritual di pura dimulai.En: The ritual at the pura began.Id: Warga berdatangan dengan bunga dan persembahan.En: The locals arrived with flowers and offerings.Id: Aura sakral menyelimuti tempat itu.En: A sacred aura enveloped the place.Id: Di tengah aktivitas ritual, Adi merasa tergerak.En: Amidst the ritual activities, Adi felt moved.Id: Keindahan sekitar dan nuansa perayaan membuat hatinya lebih lembut.En: The surrounding beauty and the festive atmosphere softened his heart.Id: “Aku ingin mencoba,” kata Adi tiba-tiba, napasnya berat tetapi pasti.En: “I want to try,” Adi said suddenly, his breath heavy but certain.Id: “Kita bisa mulai pelan-pelan.En: “We can start slowly.Id: Tapi aku butuh waktu, Maya.”En: But I need time, Maya.”Id: Maya tersenyum, matanya berbinar.En: Maya smiled, her eyes sparkling.Id: “Aku di sini untukmu, Kak.En: “I’m here for you, brother.Id: Selalu,” ucapnya mantap, memberinya rasa tenang yang baru.En: Always,” she said firmly, giving him a new sense of calm.Id: Bersama, mereka menyaksikan ritual dengan perasaan baru.En: Together, they watched the ritual with a renewed feeling.Id: Rasa saling pengertian mulai tumbuh.En: A sense of mutual understanding began to grow.Id: Hari itu, di Pura Air Bali yang indah, dua saudara itu memulai awal yang baru.En: That day, in the beautiful Pura Air Bali, the two siblings embarked on a new beginning.Id: Mereka tahu bahwa perjalanan ini tidak akan mudah.En: They knew this journey would not be easy.Id: Namun, dengan kesabaran dan niat yang baik, mereka percaya bisa membangun kembali hubungan mereka, langkah demi langkah.En: However, with patience and good intentions, they believed they could rebuild their relationship, ...
    Más Menos
    18 m